Laporan ini disusun untuk memberikan gambaran mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi harga berlian menggunakan dataset diamonds. Sebagai analis, fokus utama saya adalah melihat hubungan antar variabel kontinu untuk memahami pola pasar.
ggplot(diamonds, aes(x = carat, y = price)) +
geom_point(alpha = 0.2, color = "lightpink") +
geom_smooth(method = "gam", color = "deeppink4") +
labs(title = "Semakin Berat, Semakin Mahal: Hubungan Karat dan Harga",
subtitle = "Tren kenaikan harga eksponensial berdasarkan berat karat",
x = "Berat (Karat)",
y = "Harga (USD)") +
theme_minimal()
Grafik di atas menunjukkan korelasi positif yang sangat kuat. Secara sederhana, semakin berat sebuah berlian, harganya akan meningkat secara signifikan. Namun, perhatikan bahwa sebaran harga menjadi lebih luas (bervariasi) pada berlian dengan karat yang lebih besar, menunjukkan adanya faktor kualitas lain yang mulai bermain peran.
ggplot(diamonds, aes(x = x, y = y)) +
geom_bin2d() +
scale_fill_gradient(low = "lightpink", high = "deeppink4") +
xlim(3, 10) + ylim(3, 10) +
labs(title = "Konsistensi Dimensi Fisik Berlian",
subtitle = "Hubungan panjang (x) dan lebar (y) menunjukkan proporsi simetris",
x = "Panjang (mm)",
y = "Lebar (mm)") +
theme_light()
Berlian yang dipotong dengan baik cenderung memiliki bentuk yang simetris. Grafik ini menunjukkan bahwa mayoritas berlian mengikuti garis diagonal yang sempurna, artinya panjang dan lebarnya hampir sama. Titik-titik yang terkonsentrasi di warna gelap menunjukkan standar ukuran yang paling umum di pasar.
ggplot(diamonds, aes(x = depth, y = price)) +
geom_point(alpha = 0.1, color = "lightpink") +
geom_density_2d(color = "deeppink4") +
xlim(55, 70) +
labs(title = "Distribusi Harga Berdasarkan Persentase Kedalaman",
subtitle = "Melihat area konsentrasi harga pada tingkat kedalaman tertentu",
x = "Total Kedalaman (%)",
y = "Harga (USD)") +
theme_classic()
Berbeda dengan karat, persentase kedalaman tidak memiliki hubungan linier langsung dengan harga. Mayoritas berlian di pasar memiliki rentang kedalaman yang sangat sempit (sekitar 60-63%). Hal ini menunjukkan bahwa ada “standar ideal” dalam industri berlian; jika terlalu dangkal atau terlalu dalam, nilai estetika dan harganya mungkin terdampak.
Dari analisis bivariat di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa berat karat tetap menjadi prediktor utama harga. Sementara itu, variabel dimensi seperti x dan y menunjukkan konsistensi kualitas pemotongan di pasar.