Soal 1: Incidence Rate

Pada tahun 2024, dilaporkan sebanyak 257.271 kasus baru Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia.
Jumlah penduduk Indonesia pada tahun tersebut adalah 279.849.986 jiwa.

Rumus Incidence Rate

\[ IR = \frac{\text{Kasus baru}}{\text{Populasi berisiko}} \times k \]

Karena tidak diberikan person-time dan diasumsikan 1 tahun pengamatan penuh, maka populasi dianggap sebagai populasi berisiko selama 1 tahun.

Perhitungan

\[ IR = \frac{257.271}{279.849.986} \]

\[ IR = 0{,}000919 \text{ per penduduk per tahun} \]

Dalam bentuk per 100.000 penduduk:

\[ IR = 0{,}000919 \times 100.000 \]

\[ IR = 91{,}9 \text{ per 100.000 penduduk per tahun} \]

Soal 2: Cumulative Incidence (CI)

Rumus

\[ CI = \frac{\text{Kasus Baru dalam Periode}}{\text{Populasi Berisiko Awal}} \]

Contoh

Pada tahun 2024 di Indonesia, tercatat 988 kasus baru hipertensi dalam kehamilan, persalinan, dan nifas (O11–O16). Dengan jumlah ibu hamil sebanyak 4.800.000 orang.. Maka:

\[ CI = \frac{988}{4.800.000} \]

\[ CI = 0.000206 = 0,0206\% \]

Artinya, pada tahun 2024 sekitar 0,0206%.ibu hamil di Indonesia mengalami hipertensi dalam kehamilan, persalinan, dan nifas.

Soal 3: Prevalensi (P)

Rumus

\[ P = \frac{\text{Kasus (baru + lama)}}{\text{Total Populasi}} \]

Contoh

Menurut data Survei Status Gizi Indonesia tahun 2024, jumlah balita di Indonesia sebanyak 22.638.081 anak. Dari jumlah tersebut, terdapat 4.482.340 balita yang mengalami stunting. Maka:

\[ P = \frac{4.482.340}{22.638.081} \]

\[ P = 0,198 = 19,8\% \]

Prevalensi stunting balita tahun 2024 = 19,8%.

Soal 4: Relative Risk (RR) dan Attributable Risk (AR)

Menurut Global Burden of Disease 2019, prevalensi merokok pada laki-laki dewasa di Indonesia berhubungan dengan kejadian kanker paru. Dalam dataset kohort fiktif yang disederhanakan: Dari 5.000 perokok, 450 mengalami lung cancer dalam 10 tahun. Dari 5.000 bukan perokok, 100 mengalami lung cancer dalam 10 tahun. Hitung CI, RR, dan AR serta interpretasinya.

Cumulative Incidence

Rumus

\[ RR = \frac{CI_{exposed}}{CI_{unexposed}} \]

  • Dari 5000 orang perokok, 450 kanker paru:

\[ CI_{exposed} = \frac{450}{5000} = 0.09 \] Artinya Risiko kanker paru pada perokok selama periode pengamatan adalah 9%.

  • Dari 5000 orang bukan perokok, 100 terkena kanker paru:

\[ CI_{unexposed} = \frac{100}{5000} = 0.02 \] Artinya Risiko kanker paru pada bukan perokok adalah 2%.

Risiko Relative

Rumus

\[ RR = \frac{0.09}{0.01} = 4,5 \]

Artinya, perokok memiliki risiko 4,5 kali lebih besar terkena kanker paru dibandingkan bukan perokok.

Attributable Risk (AR)

Rumus:

\[ AR = CI_{exposed} - CI_{unexposed} \]

\[ AR = 0{,}09 - 0{,}02 \]

\[ AR = 0{,}07 = 7\% \]

Artinya, terdapat kelebihan risiko sebesar 7% pada perokok yang dapat diatribusikan pada kebiasaan merokok.

https://vizhub.healthdata.org/gbd-results/