Question and answer assignment

Week 2


🎓 STUDENT ID
Profile
👤
NAMA LENGKAP
Cloise Shafira
🔢
NIM
52250044
📊
PROGRAM STUDI
Mahasiswa Data Science

1 What is the main purpose of our study?


Tujuan utama dari program ilmu data (atau program studi data science) adalah untuk menghasilkan lulusan yang mampu menggali wawasan (insight) dan pengetahuan berharga dari data, serta menggunakannya untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih cerdas dan solutif dalam berbagai bidang.

Tujuan utama program ilmu data adalah:
  1. Menguasai seluruh proses pengolahan data
Mulai dari mengumpulkan, membersihkan, hingga menyiapkan data agar siap dianalisis. Data mentah yang berantakan harus bisa diubah menjadi terstruktur.
  1. Mampu menganalisis dan membuat model prediksi
Menggunakan statistik dan algoritma machine learning untuk menemukan pola tersembunyi, membuat prediksi (misalnya: produk apa yang akan laris), atau mengelompokkan pelanggan.
  1. Menyajikan hasil analisis secara visual dan mudah dipahami
Membuat grafik, dashboard, atau laporan yang bisa dimengerti oleh orang non-teknis seperti manajemen atau klien.
  1. Menggabungkan ilmu data dengan pengetahuan bidang tertentu
Misalnya: membantu rumah sakit mendiagnosis penyakit lebih awal, atau membantu e-commerce merekomendasikan produk yang tepat.
  1. Menjadi pengambil keputusan berbasis data
Tidak sekadar jago teknis, tapi mampu menerjemahkan temuan dari data menjadi rekomendasi strategis untuk memecahkan masalah nyata.
Kesimpulan singkatnya: Program ilmu data bertujuan mencetak lulusan yang bisa mengubah data mentah menjadi wawasan berharga, lalu mengkomunikasikannya untuk membantu organisasi mengambil keputusan yang lebih cerdas dan tepat sasaran.

2 Why we do learn about it?


  1. Karena Dunia Usaha Berubah Drastis
Perusahaan tidak lagi hanya bertanya “Bagaimana penjualan kita?” tapi “Mengapa penjualan turun?” dan “Apa yang akan terjadi bulan depan?”. Ilmu data menjawab pertanyaan-pertanyaan ini. Tanpa ilmu data, perusahaan akan tertinggal dari pesaing yang sudah menggunakan data.
  1. Banyak Pekerjaan Lama Mulai Tergantikan
Pekerjaan yang hanya mengandalkan hafalan atau tugas rutin mulai digantikan otomatisasi dan AI. Ilmu data mengajarkan kemampuan yang sulit digantikan mesin: analisis, interpretasi, dan pengambilan keputusan strategis dari data.
  1. Ilmu Data Itu “Multidisiplin”

Kamu tidak harus jago matematika atau pemrograman saja. Ilmu data menggabungkan:

Statistika (untuk memahami pola) Pemrograman (untuk mengolah data) Komunikasi (untuk menyampaikan temuan) Pengetahuan bidang (misal: kesehatan, bisnis, dll) Cocok untuk orang dengan minat beragam!
  1. Bisa Memulai Sesuatu yang Baru

Banyak startup sukses lahir dari analisis data sederhana. Contoh:

Melihat ada keluhan yang sama dari banyak orang (data masalah) Menemukan kebiasaan pelanggan yang belum dilayani (data peluang) Dengan ilmu data, kamu bisa menemukan ide bisnis yang tidak terpikir orang lain.
  1. Membantu Kehidupan Pribadi

Ilmu data bukan hanya untuk kerja. Kamu bisa menggunakannya untuk:

Melacak pengeluaran dan menemukan kebocoran anggaran Menganalisis pola tidur atau kebugaran Memilih investasi berdasarkan data historis Bahkan memprediksi waktu terbaik beli tiket pesawat!
  1. Karena Data Bisa Menipu Kalau Tidak Paham
Pernah lihat iklan “9 dari 10 dokter merekomendasikan…”? Tanpa pemahaman ilmu data, kita mudah percaya. Padahal bisa jadi survey hanya ke 10 dokter yang sudah dibayar. Ilmu data mengajarkan kita melek statistik agar tidak mudah dimanipulasi angka.
  1. Menyenangkan dan Menantang
Bagi sebagian orang, mencari pola dalam data itu seperti bermain detektif. Ada rasa puas saat berhasil menemukan sesuatu yang tersembunyi dalam tumpukan angka. Ini bidang yang terus berkembang, jadi tidak akan membosankan.
Kesimpulan: Belajar ilmu data itu seperti belajar bahasa universal di abad 21. Sama seperti dulu orang perlu bisa baca tulis, sekarang kita perlu bisa “membaca” data untuk bertahan dan berkembang di dunia yang semakin digital

3 What tools to have to expert about it?


Alat-Alat yang harus dikuasai dalam Ilmu Data

A. Bahasa Pemrograman

  1. Python
Mengapa? Bahasa paling populer untuk ilmu data. Mudah dipelajari, punya banyak library khusus. Library penting: Pandas (manipulasi data), NumPy (perhitungan numerik), Matplotlib/Seaborn (visualisasi), Scikit-learn (machine learning), TensorFlow/PyTorch (deep learning).
  1. R
Mengapa? Khusus untuk analisis statistik dan visualisasi. Sangat kuat di kalangan akademisi dan peneliti. Yang dikuasai: dplyr (manipulasi data), ggplot2 (visualisasi canggih), Shiny (bikin dashboard interaktif).
  1. SQL
Mengapa? Bahasa untuk mengambil data dari database. Karena data perusahaan biasanya tersimpan di sini. Yang dikuasai: Menulis query kompleks (SELECT, JOIN, subquery), menggabungkan tabel, mengelompokkan data.

4 Give you interest domain knowledge data science?


Data Science di Bidang Finansial

Mengapa Data Science Penting di Finansial?

Industri keuangan menghasilkan data sangat besar setiap hari: transaksi kartu kredit, pergerakan saham, pinjaman, investasi, dll. Data ini adalah emas jika bisa diolah dengan benar. Beberapa alasan utama:

Uang langsung terlibat → Akurasi sangat penting, kesalahan kecil bisa rugi besar Transaksi real-time → Keputusan harus cepat, bahkan dalam hitungan detik Risiko tinggi → Penipuan, kredit macet, fluktuasi pasar Regulasi ketat → Harus patuh aturan pemerintah dan bank sentral