# Simulasi jumlah kecelakaan lalu lintas per hari
set.seed(123)
n_hari <- 365
lambda_kecelakaan <- 3 # rata-rata 3 kecelakaan per hari
kecelakaan_harian <- rpois(n_hari, lambda_kecelakaan)
# Statistik
mean(kecelakaan_harian) # sekitar 3
## [1] 2.986301
var(kecelakaan_harian) # sekitar 3 (sesuai sifat Poisson)
## [1] 2.815746
# Visualisasi
hist(kecelakaan_harian, breaks = 10,
main = "Distribusi Kecelakaan per Hari",
xlab = "Jumlah Kecelakaan", col = "lightblue")
# Simulasi tinggi badan mahasiswa
set.seed(123)
n_mahasiswa <- 200
mean_tinggi <- 165 # cm
sd_tinggi <- 8 # cm
tinggi_badan <- rnorm(n_mahasiswa, mean_tinggi, sd_tinggi)
# Statistik
mean(tinggi_badan) # sekitar 165
## [1] 164.9314
sd(tinggi_badan) # sekitar 8
## [1] 7.545279
# Visualisasi
hist(tinggi_badan, breaks = 20,
main = "Distribusi Tinggi Badan Mahasiswa",
xlab = "Tinggi Badan (cm)", col = "lightgreen")
set.seed(123)
n_penumpang <- 100
mean_waktu <- 10 # menit
rate <- 1/mean_waktu
waktu_tunggu <- rexp(n_penumpang, rate)
# Analisis
cat("Rata-rata waktu tunggu simulasi:", mean(waktu_tunggu), "menit\n")
## Rata-rata waktu tunggu simulasi: 10.45719 menit
cat("Rata-rata teoritis:", mean_waktu, "menit\n")
## Rata-rata teoritis: 10 menit
cat("Probabilitas waktu tunggu > 15 menit:",
sum(waktu_tunggu > 15) / n_penumpang, "\n")
## Probabilitas waktu tunggu > 15 menit: 0.23
# Visualisasi
hist(waktu_tunggu, breaks = 15,
main = "Distribusi Waktu Tunggu Bus",
xlab = "Waktu Tunggu (menit)",
col = "coral", probability = TRUE)
# Tambahkan kurva teoritis
curve(dexp(x, rate), add = TRUE, col = "blue", lwd = 2)