#1.
# Simulasi Distribusi Poisson (Diskrit)
set.seed(84)
n_simulasi <- 2044
lambda_kejadian <- 2
poisson_data <- rpois(n_simulasi, lambda = lambda_kejadian)
summary(poisson_data)
## Min. 1st Qu. Median Mean 3rd Qu. Max.
## 0.000 1.000 2.000 2.039 3.000 10.000
#Histogram
hist(poisson_data, breaks = 30,
main = "Histogram Distribusi Poisson",
xlab = "Jumlah Kejadian",
col = "deepskyblue4")
#Simulasi Distribusi Eksponensial (Kontinu)
set.seed(177)
simulasi2 <- 1549
rate_waktu <- 1
eks_data <- rexp(simulasi2, rate = rate_waktu)
summary(eks_data)
## Min. 1st Qu. Median Mean 3rd Qu. Max.
## 0.000683 0.272643 0.696522 1.003414 1.402950 8.874779
#Histogram
hist(eks_data, breaks = 30,
main = "Histogram Distribusi Eksponensial (Kontinu)",
xlab = "Waktu",
col = "darkslateblue")
#2. SIMULASI BERAT TOMAT MENGGUNAKAN DISTRIBUSI NORMAL Parameter
Simulasi - Rata-rata: 125 gram - Standar deviasi: 8 gram - Jumlah
sampel: 1000 buah
# Simulasi Data
set.seed(98)
n_tomat <- 1000
mean_berat <- 125
sd_berat <- 8
data_tomat <- rnorm(n_tomat, mean = mean_berat, sd = sd_berat)
summary(data_tomat)
## Min. 1st Qu. Median Mean 3rd Qu. Max.
## 99.55 119.77 124.97 124.87 130.09 154.07
# Histogram
hist(data_tomat, breaks = 30,
main = "Histogram Distribusi Berat Tomat",
xlab = "Berat (gram)",
col = "darkred")
- Hasil simulasi menunjukkan bahwa data simulasi memiliki rata-rata yang
hampir sama dengan rata-rata yang diberikan. - Nilai Mean (124.87) dan
Median (124.97) sangat berdekatan, menunjukkan bahwa data memiliki
ditribusi normal. - Rentang data berada di 99.55 hingga 154.07.