# GENERATE DATA AHH
set.seed(123)
# Daftar provinsi
provinsi <- c(
"Aceh","Sumatera Utara","Sumatera Barat","Riau","Jambi",
"Sumatera Selatan","Bengkulu","Lampung","Kep. Bangka Belitung","Kep. Riau",
"DKI Jakarta","Jawa Barat","Jawa Tengah","DI Yogyakarta","Jawa Timur",
"Banten","Bali","Nusa Tenggara Barat","Nusa Tenggara Timur",
"Kalimantan Barat","Kalimantan Tengah","Kalimantan Selatan",
"Kalimantan Timur","Kalimantan Utara",
"Sulawesi Utara","Sulawesi Tengah","Sulawesi Selatan",
"Sulawesi Tenggara","Gorontalo","Sulawesi Barat",
"Maluku","Maluku Utara",
"Papua","Papua Barat","Papua Selatan","Papua Tengah",
"Papua Pegunungan","Papua Barat Daya"
)
# Generate AHH Laki-laki (antara 67–73)
ahh_laki <- round(rnorm(38, mean = 70, sd = 2), 2)
# Generate AHH Perempuan (lebih tinggi 3–5 tahun)
ahh_perempuan <- round(ahh_laki + runif(38, 3, 5), 2)
# Buat data frame
data_ahh <- data.frame(
Provinsi = provinsi,
Laki_Laki = ahh_laki,
Perempuan = ahh_perempuan
)
# Tampilkan data
print(data_ahh)
## Provinsi Laki_Laki Perempuan
## 1 Aceh 68.88 72.64
## 2 Sumatera Utara 69.54 73.77
## 3 Sumatera Barat 73.12 76.82
## 4 Riau 70.14 73.36
## 5 Jambi 70.26 73.75
## 6 Sumatera Selatan 73.43 77.77
## 7 Bengkulu 70.92 74.76
## 8 Lampung 67.47 72.05
## 9 Kep. Bangka Belitung 68.63 71.84
## 10 Kep. Riau 69.11 72.98
## 11 DKI Jakarta 72.45 77.42
## 12 Jawa Barat 70.72 75.51
## 13 Jawa Tengah 70.80 75.57
## 14 DI Yogyakarta 70.22 73.57
## 15 Jawa Timur 68.89 72.15
## 16 Banten 73.57 77.88
## 17 Bali 71.00 74.69
## 18 Nusa Tenggara Barat 66.07 70.38
## 19 Nusa Tenggara Timur 71.40 75.04
## 20 Kalimantan Barat 69.05 72.43
## 21 Kalimantan Tengah 67.86 72.42
## 22 Kalimantan Selatan 69.56 72.75
## 23 Kalimantan Timur 67.95 71.88
## 24 Kalimantan Utara 68.54 72.56
## 25 Sulawesi Utara 68.75 72.95
## 26 Sulawesi Tengah 66.63 70.30
## 27 Sulawesi Selatan 71.68 75.66
## 28 Sulawesi Tenggara 70.31 75.22
## 29 Gorontalo 67.72 71.69
## 30 Sulawesi Barat 72.51 77.29
## 31 Maluku 70.85 75.68
## 32 Maluku Utara 69.41 73.63
## 33 Papua 71.79 75.61
## 34 Papua Barat 71.76 75.05
## 35 Papua Selatan 71.64 76.51
## 36 Papua Tengah 71.38 74.98
## 37 Papua Pegunungan 71.11 74.23
## 38 Papua Barat Daya 69.88 74.78
ANALISIS KORELASI
# Statistik deskriptif
summary(data_ahh)
## Provinsi Laki_Laki Perempuan
## Length:38 Min. :66.07 Min. :70.30
## Class :character 1st Qu.:68.88 1st Qu.:72.58
## Mode :character Median :70.24 Median :74.00
## Mean :70.13 Mean :74.15
## 3rd Qu.:71.39 3rd Qu.:75.56
## Max. :73.57 Max. :77.88
# Standar deviasi
sd(data_ahh$Laki_Laki)
## [1] 1.83407
## [1] 1.989425
## HIPOTESIS:
cat("H0 : rho = 0 (Tidak terdapat hubungan antara AHH laki-laki dan perempuan)\n")
## H0 : rho = 0 (Tidak terdapat hubungan antara AHH laki-laki dan perempuan)
cat("H1 : rho ≠ 0 (Terdapat hubungan antara AHH laki-laki dan perempuan)\n")
## H1 : rho ≠ 0 (Terdapat hubungan antara AHH laki-laki dan perempuan)
alpha <- 0.05
cat("\nTaraf signifikansi (alpha) =", alpha, "\n")
##
## Taraf signifikansi (alpha) = 0.05
# Korelasi Pearson
hasil <- cor.test(data_ahh$Laki_Laki,
data_ahh$Perempuan,
method = "pearson")
hasil
##
## Pearson's product-moment correlation
##
## data: data_ahh$Laki_Laki and data_ahh$Perempuan
## t = 19.846, df = 36, p-value < 2.2e-16
## alternative hypothesis: true correlation is not equal to 0
## 95 percent confidence interval:
## 0.9186349 0.9777110
## sample estimates:
## cor
## 0.9572117
p_value <- hasil$p.value
r_value <- hasil$estimate
if(p_value < alpha){
keputusan <- "H0 ditolak"
} else {
keputusan <- "H0 gagal ditolak"
}
cat("Keputusan:", keputusan, "\n")
## Keputusan: H0 ditolak
if(p_value < alpha){
cat("Terdapat hubungan yang signifikan antara AHH laki-laki dan perempuan.\n")
} else {
cat("Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara AHH laki-laki dan perempuan.\n")
}
## Terdapat hubungan yang signifikan antara AHH laki-laki dan perempuan.
cat("Nilai koefisien korelasi (r) =", round(r_value,3), "\n")
## Nilai koefisien korelasi (r) = 0.957
# Scatter plot
plot(data_ahh$Laki_Laki, data_ahh$Perempuan,
main = "Scatter Plot AHH Laki-laki vs Perempuan",
xlab = "AHH Laki-laki",
ylab = "AHH Perempuan",
pch = 19,
col = "blue")
abline(lm(Perempuan ~ Laki_Laki, data = data_ahh),
col = "red", lwd = 2)
