27+56
## [1] 83
77-98
## [1] -21
55*0
## [1] 0
27/3
## [1] 9
2^8
## [1] 256
a <- 10 #bisa ganti <- jadi =
b <- 8
c <- a*b
c
## [1] 80
vector <- c(1:5) #bisa diisi manuual c(1,2,3,4,5)
vector
## [1] 1 2 3 4 5
ibukota <- c("Semarang", "Jakarta", "Tangerang", "Semarang", "Medan", "Surabaya", "Jakarta", "Surabaya","Palembang")
ibukota
## [1] "Semarang" "Jakarta" "Tangerang" "Semarang" "Medan" "Surabaya"
## [7] "Jakarta" "Surabaya" "Palembang"
str(ibukota)
## chr [1:9] "Semarang" "Jakarta" "Tangerang" "Semarang" "Medan" "Surabaya" ...
ibukota_factor <- factor(ibukota) #buat nyimpen data kategorikal
str(ibukota_factor)
## Factor w/ 6 levels "Jakarta","Medan",..: 4 1 6 4 2 5 1 5 3
levels(ibukota_factor) #buat nampilin jenisnya
## [1] "Jakarta" "Medan" "Palembang" "Semarang" "Surabaya" "Tangerang"
table(ibukota_factor)
## ibukota_factor
## Jakarta Medan Palembang Semarang Surabaya Tangerang
## 2 1 1 2 2 1
data_list <- list(
angka = c(10, 20, 30, 40),
teks = c("A", "B", "C"),
kategori = factor(c("Baik", "Sedang", "Buruk"))
)
print(data_list)
## $angka
## [1] 10 20 30 40
##
## $teks
## [1] "A" "B" "C"
##
## $kategori
## [1] Baik Sedang Buruk
## Levels: Baik Buruk Sedang
data_list$angka
## [1] 10 20 30 40
data_list[[2]]
## [1] "A" "B" "C"
data_karyawan <- data.frame(
Nama = c("Andi", "Budi", "Citra", "Dewi", "Tika"),
Usia = c(25, 30, 27, 35, 28),
Pekerjaan = factor(c("Pegawai", "Wirausaha", "Mahasiswa", "Pegawai", "Pegawai")) #
)
data_karyawan
## Nama Usia Pekerjaan
## 1 Andi 25 Pegawai
## 2 Budi 30 Wirausaha
## 3 Citra 27 Mahasiswa
## 4 Dewi 35 Pegawai
## 5 Tika 28 Pegawai
array_data <- array(1:24, dim = c(3, 4, 2))
array_data #bisa pake print
## , , 1
##
## [,1] [,2] [,3] [,4]
## [1,] 1 4 7 10
## [2,] 2 5 8 11
## [3,] 3 6 9 12
##
## , , 2
##
## [,1] [,2] [,3] [,4]
## [1,] 13 16 19 22
## [2,] 14 17 20 23
## [3,] 15 18 21 24
dim(array_data) #buat nampilin dimensi
## [1] 3 4 2
nilai <- c(90, 85, NA, 75, 80, NA, 95)
nilai
## [1] 90 85 NA 75 80 NA 95
x1 <- seq(0, 10, length=5)
x1
## [1] 0.0 2.5 5.0 7.5 10.0
x2 <- seq(0,10,length=6) # Membuat deret angka dengan 6 elemen
x2
## [1] 0 2 4 6 8 10
x3 <- seq(0,10,length=7) # Membuat deret angka dengan 7 elemen
x3
## [1] 0.000000 1.666667 3.333333 5.000000 6.666667 8.333333 10.000000
x4 <- numeric(10) # panjang barisan
x4[1] <- 2 # nilai awal
pola <- c("+2", "*2", "/2")
for (i in 2:length(x4)) {
aturan <- pola[(i - 2) %% length(pola) + 1]
if (aturan == "+2") x4[i] <- x4[i-1] + 2
if (aturan == "*2") x4[i] <- x4[i-1] * 2
if (aturan == "/2") x4[i] <- x4[i-1] / 2
}
x4
## [1] 2 4 8 4 6 12 6 8 16 8
grup <- rep(c("Kontrol", "Perlakuan"), each = 10)
waktu <- rep(1:10, times = 2)
cbind(grup, waktu)
## grup waktu
## [1,] "Kontrol" "1"
## [2,] "Kontrol" "2"
## [3,] "Kontrol" "3"
## [4,] "Kontrol" "4"
## [5,] "Kontrol" "5"
## [6,] "Kontrol" "6"
## [7,] "Kontrol" "7"
## [8,] "Kontrol" "8"
## [9,] "Kontrol" "9"
## [10,] "Kontrol" "10"
## [11,] "Perlakuan" "1"
## [12,] "Perlakuan" "2"
## [13,] "Perlakuan" "3"
## [14,] "Perlakuan" "4"
## [15,] "Perlakuan" "5"
## [16,] "Perlakuan" "6"
## [17,] "Perlakuan" "7"
## [18,] "Perlakuan" "8"
## [19,] "Perlakuan" "9"
## [20,] "Perlakuan" "10"
# Simulasi pelemparan koin (0 = gambar, 1 = angka)
set.seed(11)
sample(0:1,100, replace = TRUE) # Simulasi pelemparan koin sebanyak 30 kali
## [1] 1 1 1 0 1 0 0 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 0 1 1 0 0 0 1 1 0 1
## [38] 0 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1 1 0 1 0 1 0 0 0 1 1 0 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 0 0 0 1 0
## [75] 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 0 0 1 0 1 0 1 1 0 0 0 1 0 0 0 1
# Simulasi pengambilan sampel huruf "A" dan "G" sebanyak 15 kali
set.seed(123)
sample(c("A", "G"), 15, replace = TRUE) # Simulasi pengambilan sampel huruf "A" dan "G"
## [1] "A" "A" "A" "G" "A" "G" "G" "G" "A" "A" "G" "G" "G" "A" "G"
set.seed(1)
# Simulasi pelemparan dadu sebanyak 30 kali
sample(1:6, 30, replace = TRUE) # Simulasi pelemparan dadu sebanyak 30 kali
## [1] 1 4 1 2 5 3 6 2 3 3 1 5 5 2 6 6 2 1 5 5 1 1 6 5 5 2 2 6 1 4
data_mahasiswa <- data.frame(
Nama = c("Silvi", "Nara", "Lengkara", "Gara", "Kevin", "Vincent"),
Nilai = c(94, 92, 96, 100, 94, 100)
)
data_mahasiswa
## Nama Nilai
## 1 Silvi 94
## 2 Nara 92
## 3 Lengkara 96
## 4 Gara 100
## 5 Kevin 94
## 6 Vincent 100
summary(data_mahasiswa)
## Nama Nilai
## Length:6 Min. : 92
## Class :character 1st Qu.: 94
## Mode :character Median : 95
## Mean : 96
## 3rd Qu.: 99
## Max. :100
x <- numeric(12)
x[1] <- 4
pola <- c("+3", "*2", "-1")
for (i in 2:length(x)) {
aturan <- pola [(i-2) %% length(pola) + 1]
if (aturan == "+3") x[i] <- x[i-1] +3
if (aturan == "*2") x[i] <- x[i-1] *2
if (aturan == "-1") x[i] <- x[i-1] -1
}
x
## [1] 4 7 14 13 16 32 31 34 68 67 70 140
x1 <- rep(seq(0,6, length=4), each=2, times=3)
x1
## [1] 0 0 2 2 4 4 6 6 0 0 2 2 4 4 6 6 0 0 2 2 4 4 6 6
Hasil 0 memiliki peluang kemunculan 45% Hasil 1 memiliki peluang kemunculan 55%
set.seed(123)
sample(c(0:1),30, prob = c(0.55, 0.45), replace = TRUE)
## [1] 0 1 0 1 1 0 0 1 1 0 1 0 1 1 0 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0
Seorang pemilik UMKM mencatat data penjualan selama beberapa hari. Informasi yang dikumpulkan meliputi Hari, Jumlah Produk Terjual, Harga Satuan, Total Pendapatan. Buat sebuah dataframe dengan keempat kolom tersebut (minimal 4 baris), lalu tampilkan summary().
data_penjualan <- data.frame(
Hari = c("Senin", "Selasa", "Rabu", "Kamis", "Jumat"),
Jumlah_Terjual = c(37, 70, 96, 100, 67),
Harga_Satuan = c(24000, 45000, 77000,37000, 67000)
)
data_penjualan$Total_Pendapatan = data_penjualan$Jumlah_Terjual * data_penjualan$Harga_Satuan
data_penjualan
## Hari Jumlah_Terjual Harga_Satuan Total_Pendapatan
## 1 Senin 37 24000 888000
## 2 Selasa 70 45000 3150000
## 3 Rabu 96 77000 7392000
## 4 Kamis 100 37000 3700000
## 5 Jumat 67 67000 4489000