Latihan
- Buat dataframe dengan kolom Nama dan Nilai (minimal 4 baris). Atur
nilai pada kolom Nilai sehingga rata-rata (mean) dari nilai tersebut
adalah 96.Selanjutnya, tampilkan ringkasan statistik dari dataframe
tersebut menggunakan fungsi summary().
# Membuat dataframe dengan 4 baris
df_nilai <- data.frame(
Nama = c("Andi", "Budi", "Citra", "Dewi"),
Nilai = c(95, 97, 96, 96) # Rata-rata = (95+97+96+96)/4 = 96
)
# Menampilkan dataframe
print(df_nilai)
## Nama Nilai
## 1 Andi 95
## 2 Budi 97
## 3 Citra 96
## 4 Dewi 96
# Menampilkan ringkasan statistik
summary(df_nilai)
## Nama Nilai
## Length:4 Min. :95.00
## Class :character 1st Qu.:95.75
## Mode :character Median :96.00
## Mean :96.00
## 3rd Qu.:96.25
## Max. :97.00
- Buat satu barisan sepanjang 12 elemen dengan aturan berulang +3 → ×2
→ −1 dengan nilai awal 4.
# Membuat barisan sepanjang 12 elemen dengan aturan berulang
# Aturan: +3 → ×2 → -1, nilai awal = 4
barisan <- numeric(12)
barisan[1] <- 4 # nilai awal
# Daftar operasi berulang
operasi <- c("+3", "*2", "-1")
for (i in 2:12) {
# Menentukan operasi berdasarkan pola berulang (siklus 3)
aturan <- operasi[((i-2) %% 3) + 1]
if (aturan == "+3") barisan[i] <- barisan[i-1] + 3
if (aturan == "*2") barisan[i] <- barisan[i-1] * 2
if (aturan == "-1") barisan[i] <- barisan[i-1] - 1
}
# Menampilkan hasil
barisan
## [1] 4 7 14 13 16 32 31 34 68 67 70 140
- Gunakan fungsi seq() dan rep() di R untuk membentuk satu vektor
dengan hasil akhir sebagai berikut:0 0 2 2 4 4 6 6 0 0 2 2 4 4 6 6 0 0 2
2 4 4 6 6
# Pola yang diinginkan: 0 0 2 2 4 4 6 6 diulang 3 kali
# Membuat pola dasar dengan seq()
pola_dasar <- rep(seq(0, 6, by = 2), each = 2)
pola_dasar
## [1] 0 0 2 2 4 4 6 6
# Mengulang pola sebanyak 3 kali
vektor_hasil <- rep(pola_dasar, times = 3)
vektor_hasil
## [1] 0 0 2 2 4 4 6 6 0 0 2 2 4 4 6 6 0 0 2 2 4 4 6 6
# Memeriksa panjang vektor
length(vektor_hasil)
## [1] 24
- Lakukan simulasi pelemparan dadu sebanyak 30 kali menggunakan fungsi
sample() di R, dengan ketentuan sebagai berikut: Hasil 0 memiliki
peluang kemunculan 45% Hasil 1 memiliki peluang kemunculan 55% Gunakan
set.seed() agar hasil simulasi dapat direproduksi
# Simulasi pelemparan dadu 30 kali
# Hasil 0 peluang 45%, hasil 1 peluang 55%
set.seed(1) # agar hasil dapat direproduksi
# Menggunakan sample dengan probabilitas
hasil_simulasi <- sample(
x = 0:1,
size = 30,
replace = TRUE,
prob = c(0.45, 0.55)
)
# Menampilkan hasil
hasil_simulasi
## [1] 1 1 0 0 1 0 0 0 0 1 1 1 0 1 0 1 0 0 1 0 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1
- Seorang pemilik UMKM mencatat data penjualan selama beberapa hari.
Informasi yang dikumpulkan meliputi Hari, Jumlah Produk Terjual, Harga
Satuan, Total Pendapatan. Buat sebuah dataframe dengan keempat kolom
tersebut (minimal 4 baris), lalu tampilkan summary().
# Membuat dataframe penjualan UMKM
df_penjualan <- data.frame(
Hari = c("Senin", "Selasa", "Rabu", "Kamis", "Jumat"),
Jumlah_Produk_Terjual = c(15, 22, 18, 25, 30),
Harga_Satuan = c(5000, 5000, 5500, 5500, 5000),
Total_Pendapatan = c(75000, 110000, 99000, 137500, 150000)
)
# Menampilkan dataframe
print(df_penjualan)
## Hari Jumlah_Produk_Terjual Harga_Satuan Total_Pendapatan
## 1 Senin 15 5000 75000
## 2 Selasa 22 5000 110000
## 3 Rabu 18 5500 99000
## 4 Kamis 25 5500 137500
## 5 Jumat 30 5000 150000
# Menampilkan ringkasan statistik
summary(df_penjualan)
## Hari Jumlah_Produk_Terjual Harga_Satuan Total_Pendapatan
## Length:5 Min. :15 Min. :5000 Min. : 75000
## Class :character 1st Qu.:18 1st Qu.:5000 1st Qu.: 99000
## Mode :character Median :22 Median :5000 Median :110000
## Mean :22 Mean :5200 Mean :114300
## 3rd Qu.:25 3rd Qu.:5500 3rd Qu.:137500
## Max. :30 Max. :5500 Max. :150000
# Verifikasi: Total Pendapatan = Jumlah_Produk_Terjual * Harga_Satuan
df_penjualan$Total_Pendapatan == df_penjualan$Jumlah_Produk_Terjual * df_penjualan$Harga_Satuan
## [1] TRUE TRUE TRUE TRUE TRUE