Sebagai langkah awal untuk memahami karakter produk berlian yang dimiliki perusahaan, saya melakukan eksplorasi data menggunakan dataset diamonds dengan fokus pada tiga variabel kontinu utama, yaitu harga (price), berat berlian (carat), dan kedalaman berlian (depth). Ketiga variabel ini dipilih karena secara langsung menggambarkan posisi produk di pasar, ukuran fisik berlian, serta konsistensi berlian yang berhubungan dengan kualitas.
Tujuan dari analisis ini adalah untuk mengetahui kisaran harga berlian yang paling banyak dimiliki perusahaan, ukuran berlian yang paling umum, serta seberapa konsisten kedalaman berlian yang beredar. Dengan memahami pola tersebut, perusahaan dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai karakter stok yang dimiliki saat ini dan bagaimana posisinya di pasar, sehingga hasil analisis ini dapat mendukung pengambilan keputusan, baik untuk pengelolaan stok, penentuan target pasar, maupun evaluasi kualitas produk.
Dalam analisis ini, saya menggunakan library ggplot2 dan membuat beberapa visualisasi univariat yang sederhana, Seluruh grafik dibuat dengan tampilan yang sederhana dan konsisten agar mudah dibaca oleh pengguna.
library(ggplot2)
library(dplyr)
library(scales)
library(tidyr)
data(diamonds)
ggplot(diamonds, aes(x = price)) +
geom_histogram(fill = "navy", color = "white", bins = 30) +
labs(
title = "Distribusi Harga Berlian",
x = "Harga (USD)",
y = "Jumlah Berlian"
) +
theme_minimal()
Dari grafik harga ini kelihatan jelas kalau berlian yang paling banyak dimiliki perusahaan itu ada di harga rendah sampai menengah. Batang grafik paling tinggi muncul di bagian awal, lalu jumlahnya makin berkurang saat harga makin mahal. Artinya, semakin tinggi harga berlian, stoknya justru makin sedikit. Jadi bisa dibilang, perusahaan lebih banyak bermain di pasar berlian yang harganya masih terjangkau, sementara berlian mahal itu ada, tapi jumlahnya tidak banyak.
ggplot(diamonds, aes(y = carat)) +
geom_boxplot(fill = "steelblue") +
labs(
title = "Sebaran Berat Berlian (Carat)",
y = "Carat"
) +
theme_minimal()
Kalau dilihat dari boxplot berat berlian, berat yang paling sering muncul ada di sekitar 0,7 carat, dan kebanyakan berlian juga masih berada di bawah 1 carat. Ini nunjukin kalau produk utama perusahaan sebenarnya adalah berlian berukuran kecil sampai sedang. Memang terlihat ada beberapa berlian yang ukurannya jauh lebih besar, bahkan sampai mendekati 5 carat, tapi jumlahnya cuma sedikit. Jadi berlian besar itu lebih ke produk spesial, bukan yang paling sering dijual.
ggplot(diamonds, aes(x = depth)) +
geom_histogram(fill = "royalblue4", color = "white", bins = 30) +
labs(
title = "Distribusi Kedalaman Berlian (Depth)",
x = "Depth",
y = "Jumlah Berlian"
) +
theme_minimal()
Di grafik depth ini kelihatan kalau nilai kedalaman berlian ngumpul di satu area yang sempit, yaitu sekitar 60 sampai 63. Batang paling tinggi ada di sekitar 61–62. Artinya, sebagian besar berlian punya kedalaman yang hampir sama. Berlian dengan depth yang terlalu kecil atau terlalu besar jumlahnya sangat sedikit. Dari sini bisa dibilang kalau proporsi berlian yang dijual perusahaan itu cukup seragam, tidak terlalu beragam.
ggplot(diamonds, aes(x = depth)) +
geom_density(
fill = "navy",
alpha = 0.4
) +
labs(
title = "Pola Sebaran Kedalaman Berlian (Depth)",
x = "Depth",
y = "Kepadatan"
) +
theme_minimal()
Grafik garis ini sebenarnya cuma versi yang lebih halus dari grafik depth tadi. Di sini kelihatan satu puncak yang tinggi banget di sekitar angka 61–62, dan tidak ada puncak lain yang menonjol. Ini nunjukin kalau hampir semua berlian mengikuti satu standar kedalaman yang sama, bukan terbagi ke beberapa kelompok. Jadi, dari sisi proporsi fisik, berlian yang dimiliki perusahaan sudah cukup konsisten dan rapi standarnya.
Berdasarkan hasil analisis data, perusahaan sebaiknya lebih fokus menjual produk dengan harga yang tidak terlalu mahal atau menengah. Pasalnya, sebagian besar berlian yang tersedia ada di kisaran harga tersebut. Segmen ini punya peluang besar untuk meningkatkan jumlah penjualan. Karena itu, promosi, paket penawaran, dan kampanye pemasaran sebaiknya lebih diarahkan ke produk yang harganya lebih terjangkau.
Dari sisi ukuran, data menunjukkan bahwa kebanyakan berlian punya berat kurang dari satu karat, dengan ukuran yang paling sering ditemukan sekitar 0,7 karat. Artinya, berlian ukuran kecil sampai sedang bisa dijadikan produk andalan. Sementara itu, berlian ukuran besar lebih cocok dipasarkan sebagai produk eksklusif atau premium untuk kalangan tertentu.
Kalau dilihat dari kedalaman berlian, sebagian besar produk punya nilai depth yang berkisar antara 61–62, dan distribusinya cukup konsisten. Ini menandakan bahwa proporsi fisik berlian sudah cukup baik dan stabil. Sebaiknya perusahaan tetap mempertahankan standar kedalaman ini sebagai patokan kualitas, sekaligus dijadikan alat untuk kontrol mutu awal. Dengan begitu, produk yang punya kedalaman di luar rentang umum bisa langsung dicek dan dievaluasi sebelum dijual.