Members

Rafael

Rafael Yogi Septiadi Putra

RAFAEL YOGI SEPTIADI P.

Data Science Major

Data Science
Major Data Science
Data Science
Student ID 52250019
Data Science
Lecturer Bakti Siregar, M. Sc., CSD.
Subject Pekan Analisis Statistika

Cahaya

Cahaya Medina Semidang

CAHAYA MEDINA SEMIDANG

Data Science Major

Data Science
Major Data Science
Data Science
Student ID 52250019
Data Science
Lecturer Bakti Siregar, M. Sc., CSD.
Subject Pekan Analisis Statistika

Data

## Column

Dataset

Korelasi variabel yang digunakan

Interpretasi
Berdasarkan Matriks Korelasi tahun 2024, terlihat bahwa Pendidikan (RLS) dan Kesehatan (AHH) memiliki hubungan linear positif yang paling kuat terhadap Indeks Pembangunan Manusia. Hal ini divalidasi oleh koefisien korelasi yang mendekati angka 1 (misal: 0.89).

Sementara itu, variabel Ekonomi (PPP) menunjukkan sebaran yang lebih luas, mengindikasikan bahwa peningkatan pendapatan per kapita tidak selalu serta-merta meningkatkan kualitas manusia secara instan jika tidak dibarengi dengan akses pendidikan yang merata. Pola hubungan yang linear pada sebagian besar variabel ini memperkuat kelayakan model regresi data panel untuk digunakan pada tahap analisis selanjutnya.

Summary of Chow and Hausman

## Column

Tabel

Visualisasi Interaktif Hasil Uji Chow

Visualisasi Distribusi Chi-Square (Logika Hausman)

Analisis Deskriptif dan Eksplorasi Spasial IPM

## Column

Peta Choropleth IPM per Provinsi (2020-2024)

2020 2024

Tren IPM: Nasional vs Provinsi

Sebaran Variabel: Violin + Box Plot

Regression Results

## Column

Koefisien Regresi Final (Fixed Effect Model)

Analisis & Interpretasi Model

Berdasarkan hasil analisis data panel periode 2020-2024:

1. Determinasi Variabel Utama

  • Akselerator Ekonomi (log-PPP): Koefisien 11.2779 menempatkan sektor ini sebagai leading sector. Kenaikan 1% pengeluaran per kapita berkontribusi 0.11 unit pada skor IPM. Daya beli adalah katalis tercepat kesejahteraan.
  • Fondasi Kesehatan (AHH): Dampak marginal 0.9339 menunjukkan tiap tambahan 1 tahun usia harapan hidup menaikkan IPM sebesar 0.93 poin secara linier dan stabil.
  • Multiplier Gender (IPG): Kontribusi 0.1487 membuktikan inklusivitas gender memberikan added value komplementer terhadap pertumbuhan kualitas manusia.

2. Anomali & Kekuatan Model

Sektor Pendidikan (RLS): Koefisien mendekati nol (-0.0000) menunjukkan adanya time-lag. Investasi pendidikan bersifat jangka panjang dan perubahannya memerlukan waktu dekade untuk ter-capture secara signifikan dalam data panel.

Daya Jelaskan (Within R²): 93.24%

Signifikansi Simultan (F-Stat): 6715.46 (p < 0.001)

Model dinyatakan sangat layak (robust) sebagai instrumen pengambilan kebijakan publik.