Visualisasi merupakan salah satu cara untuk menyajikan informasi secara ringkas dan mudah di pahami oleh audiens, Visualisa data bisa digunakan untuk data diskrit dan data kategorik. Sebagai data analis saya melihat bahwa dalam pasar terdapat dua atribut yang sangat menentukan persepsi kualitas, yaitu kualitas potongan (cut) dan warna (color). Potongan mempengaruhi tingkat kilau dan estetika visual, sedangkan warna berkaitan dengan kejernihan dan nilai premium suatu berlian. Kedua faktor ini sering menjadi dasar pertimnbangan dalam keputusan pembelian.
Dari grafik distribusi kualitas potongan, terlihat bahwa kategori Ideal dan Premium memiliki jumlah observasi paling tinggi dibandingkan kategori lainnya. Ini menunjukkan bahwa struktur dataset didominasi oleh berlian dengan kualitas potongan tinggi.
Diagram menunjukkan bahwa warna G memiliki frekuensi tertinggi, disusul oleh E dan F, sedangkan D dan terutama J memiliki jumlah yang lebih rendah.
Pada grafik grouped bar, terlihat bahwa dalam setiap kategori potongan, distribusi warna tetap didominasi oleh kategori menengah seperti G dan H. Saya melihat bahwa kualitas potongan tinggi tidak selalu dipasangkan dengan warna terbaik. Bahkan pada kategori Ideal, warna menengah tetap mendominasi. Ini menunjukkan bahwa kombinasi yang paling umum di pasar bukanlah “kualitas tertinggi di semua aspek”, melainkan kombinasi yang relatif optimal dan seimbang. Artinya, daya tarik pasar kemungkinan besar terbentuk dari kompromi rasional antara kualitas dan nilai ekonomis.
Pada grafik proporsi memperlihatkan bahwa komposisi warna di dalam masing-masing kategori potongan relatif serupa. Tidak ada perbedaan proporsi warna yang sangat kontras antar kategori cut.Ini menunjukkan bahwa distribusi warna cenderung stabil di berbagai tingkat kualitas potongan. Dengan kata lain, pasar tidak secara eksklusif mengasosiasikan potongan tertentu dengan warna tertentu. Hal ini memperkuat dugaan bahwa preferensi pembeli kemungkinan tidak hanya bertumpu pada satu atribut tunggal, tetapi pada kombinasi karakteristik yang memberikan keseimbangan antara estetika dan nilai.