#Satu
library(ggplot2)
head(diamonds)
## # A tibble: 6 × 10
## carat cut color clarity depth table price x y z
## <dbl> <ord> <ord> <ord> <dbl> <dbl> <int> <dbl> <dbl> <dbl>
## 1 0.23 Ideal E SI2 61.5 55 326 3.95 3.98 2.43
## 2 0.21 Premium E SI1 59.8 61 326 3.89 3.84 2.31
## 3 0.23 Good E VS1 56.9 65 327 4.05 4.07 2.31
## 4 0.29 Premium I VS2 62.4 58 334 4.2 4.23 2.63
## 5 0.31 Good J SI2 63.3 58 335 4.34 4.35 2.75
## 6 0.24 Very Good J VVS2 62.8 57 336 3.94 3.96 2.48
ggplot(diamonds, aes(x = color)) +
geom_bar(fill = "pink") +
labs(
title = "Jumlah Berlian Berdasarkan Color",
x = "Color",
y = "Jumlah"
)
theme_set(
theme_minimal() +
theme(plot.title = element_text(hjust = 0.5, face = "bold", color = "#AD1457"))
)
##interpretasi Diagram batang menunjukkan bahwa warna G memiliki jumlah berlian yang paling banyak dibandingkan dengan warna lainnya, menunjukkan bahwa berlian warna G adalah yang paling umum atau paling sering ditemukan dalam kumpulan berlian. Warna E dan F juga memiliki jumlah berlian yang relatif tinggi dan hampir tidak berbeda satu sama lain, menunjukkan bahwa kedua warna ini juga cukup dominan. Namun, jumlah berlian warna H berada pada tingkat menengah, lebih sedikit daripada warna G, E, dan F, tetapi masih lebih banyak daripada warna I dan J. Jumlah berlian warna J paling sedikit, jadi mungkin agak jarang di dataset ini.
library(ggplot2)
ggplot(diamonds, aes(x = cut, fill = color)) +
geom_bar(position = "dodge", color = "white") +
scale_fill_manual(
values = c(
"#E91E63", "#F8BBD0", "#F48FB1",
"#F06", "#EC407A", "#AD1457", "#B71C1C"
)
) +
labs(
title = "Grouped Bar Chart Cut dan Color Berlian",
x = "Cut",
y = "Jumlah"
) +
theme_minimal() +
theme(
plot.title = element_text(hjust = 0.5, face = "bold", color = "#AD1457"),
axis.title = element_text(face = "bold"),
axis.text = element_text(color = "#880E4F"),
legend.title = element_text(face = "bold"),
legend.text = element_text(color = "#880E4F")
) +
theme(
plot.title = element_text(hjust = 0.5)
)
##interpretasi Secara keseluruhan, visualisasi bar chart grup ini
menunjukkan bahwa kategori potongan dan warna mempengaruhi distribusi
jumlah berlian secara bersamaan, bukan hanya oleh satu variabel. Untuk
hampir semua warna, cut Ideal jelas memiliki jumlah berlian paling
banyak, diikuti oleh Premium dan Very Good, dengan cut Fair memiliki
jumlah berlian paling sedikit. Hal ini menunjukkan bahwa berlian dengan
kualitas potongan yang lebih tinggi mungkin lebih mudah ditemukan atau
diproduksi. Untuk warna berlian, warna kelas menengah (G, H, dan F)
mendominasi hampir setiap kategori potongan, sementara warna ekstrem (D,
J) lebih sedikit. Pola ini menunjukkan bahwa pasar berlian sedang
berkonsentrasi pada kombinasi kualitas potongan tinggi warna yang tetap
murah.
ggplot(diamonds, aes(x = cut, fill = color)) +
geom_bar(position = "fill", color = "white") +
scale_fill_manual(
values = c(
"#E91E63", "#F8BBD0", "#F48FB1",
"#F06", "#EC407A", "#AD1457", "#B71C1C"
)
) +
scale_y_continuous(labels = scales::percent) +
labs(
title = "Proportion Bar Chart Cut dan Color Berlian",
x = "Cut",
y = "Proporsi"
) +
theme_minimal() +
theme(
plot.title = element_text(
hjust = 0.5,
face = "bold",
color = "#AD1457"
)
)
##interpretasi Secara keseluruhan, rasio bar chart ini menunjukkan bahwa
komposisi warna berlian pada setiap kategori potongan relatif konsisten,
meskipun jumlah total berlian berbeda-beda. Warna kelas menengah (G, H,
dan F) memiliki proporsi paling besar di semua jenis potongan,
menunjukkan bahwa warna tersebut paling sering digunakan pada berbagai
kualitas potongan. Warna ekstrim (D, J, dan sebaliknya) cenderung
memiliki proporsi paling kecil di hampir semua kategori potongan.
Potongan dengan kualitas lebih tinggi (Ideal dan Premium) memiliki
distribusi warna yang lebih seimbang dibandingkan dengan potongan Fair,
yang didominasi oleh warna-warna tertentu. Hal ini menunjukkan bahwa
peningkatan kualitas cut berdampak pada jumlah berlian dan variasi
warna.