PENDAHULUAN

R adalah suatu bahasa komputer dan merupakan lingkungan pemograman interaktif untuk analisis data dan grafik. Bahasa R adalah bahasa tingkat tinggi (very high level language) untuk komputasi. Bahasa R memungkinkan kita untuk menghitung, melihat data dan program secara interaktif dengan umpan balik yang cepat sehingga memungkinkan kita untuk belajar dan memahami tentang data. Tujuan utama dari lingkungan R adalah untuk memungkinkan dan mendorong terciptanya analisis data yang baik. Untuk mencapai tujuan ini, R: 1. memberikan fasilitas-fasilitas umum dan mudah digunakan untuk organisasi, penyimpanan dan pemanggilan data. 2. memberikan teknik-teknik komputasi dan metoda-metoda numerik. 3. memungkinkan membuat fungsi-fungsi sesuai dengan keinginan pemakai. 4. memberikan cara interaktif, informatif dan fkelsibel untuk memandang data. R dapat digunakan pada berbagai bidang seperti analisis keuangan, penelitian statistika, manajemen, akademis, matematika, grafik dan analisis data.

Kelebihan Program R

  1. Efektif dalam pengelolaan data dan fasilitas penyimpanan. Ukuran file yang disimpan jauh lebih kecil dibanding software lainnya.
  2. Lengkap dalam operator perhitungan array,
  3. Lengkap dan terdiri dari koleksi tools statistik yang terintegrasi untuk analisis data, diantaranya, mulai statistik deskriptif, fungsi probabilitas, berbagai macam uji statistik, hingga time series.
  4. Tampilan grafik yang menarik dan fleksibel ataupun costumized
  5. Dapat dikembangkan sesuai keperluan dan kebutuhan dan sifatnya yang terbuka, setiap orang dapat menambahkan fitur-fitur tambahan dalam bentuk paket ke dalam software R.

Jenis-Jenis Data Dalam Program R

  1. Numeric atau angka, data yang berupa angka merupakan data numeric. Sebagai contoh 1, 100, 1500, 3000, dan seterusnya. Untuk mengetahui jenis dari suatu data dalam R, digunakan perintah mode.
  2. Character atau karakter, data yang berupa karakter diapit dengan tanda petik ganda “ ”. Sebagai contoh “Halo”, “A”, “1” dan seterusnya.
  3. Logical atau logika, nilai dari data yang berjenis logika terdiri dari 2 nilai, yakni true atau false.
  4. Function atau fungsi, data yang berjenis fungsi mempunyai ciri menggunakan kata function.

Jenis Objek Dalam Program R

  1. Vektor Perintah R misalnya x <- c(4,8,1,2) dapat diartikan, yaitu menugaskan (assign) bilangan 4,8,1, dan 2 ke vektor dengan nama x.
  2. Matriks Suatu matriks merupakan suatu vektor dengan dua atribut tambahan (two additional attributes), yakni jumlah baris dan jumlah kolom. Array dua dimensi (two-dimensional array) juga disebut matriks. Digunakan fungsi matrix( ) untuk membuat matriks.
  3. List Dalam R, fungsi list( ) digunakan untuk membuat suatu list. List adalah gabungan dari berbagai objek yang tidak sebangun.
  4. Data Frame Pada data frame dapat memiliki beberapa vektor yang berbeda jenis. Namun pada data frame, panjang dari tiap-tiap vektor atau kolom harus sama. Dalam R, fungsi data frame ( ) digunakan untuk membuat suatu data frame.
  5. Factor Fungsi factor( ) untuk membentuk objek factor

MENJALANKAN PERINTAH DASAR

1. Membuat Vektor di R

#Membuat vektor numeric
angka <- c(10, 20, 30, 40, 50)
angka
## [1] 10 20 30 40 50
#Membuat vektor karakter
nama <- c("Ani", "Budi", "Citra")
nama
## [1] "Ani"   "Budi"  "Citra"
#Membuat vektor logika
logika <- c(TRUE, FALSE, TRUE)
logika
## [1]  TRUE FALSE  TRUE

2. Membuat Matriks

# Membuat matriks 3x3
matriks1 <- matrix(1:9, nrow = 3, ncol = 3)
matriks1
##      [,1] [,2] [,3]
## [1,]    1    4    7
## [2,]    2    5    8
## [3,]    3    6    9
# Membuat matriks dengan pengisian per baris
matriks2 <- matrix(1:6, nrow = 2, byrow = TRUE)
matriks2
##      [,1] [,2] [,3]
## [1,]    1    2    3
## [2,]    4    5    6

3. Melihat Tipe Data

x <- 10.5
class(x)   
## [1] "numeric"
y <- "Belajar R"
class(y)   
## [1] "character"
z <- TRUE
class(z)   
## [1] "logical"
f <- factor(c("tinggi", "rendah", "rendah"))
class(f)   
## [1] "factor"

4. Operasi Aritmatia Pada Vektor

# Membuat vektor
x <- c(5, 10, 15)
y <- c(2, 4, 6)

# Penjumlahan vektor
x + y
## [1]  7 14 21
# Pengurangan vektor
x - y
## [1] 3 6 9
# Perkalian vektor
x * y
## [1] 10 40 90
# Pembagian vektor
x / y
## [1] 2.5 2.5 2.5