Tugas Kelompok D

Konsep Array

Dalam tugas ini, akan dibahas konsep dasar array serta implementasinya di R untuk data 1D, 2D, dan 3D.

  1. Pengertian Array Array adalah struktur data yang digunakan untuk menyimpan sekumpulan elemen yang memiliki tipe data sama, seperti numerik, karakter, atau logika. Array memudahkan pengelolaan data dalam jumlah besar dengan cara yang sistematis dan efisien.

  2. Jenis-jenis Array Array di dalam R dapat berbentuk satu atau lebih dimensi, yaitu:

  1. Ciri-ciri Array
  1. Operasi pada Array Array mendukung berbagai operasi, di antaranya:

Nomor 1

Buat array 1D berisi angka ganjil dari 5 sampai 100.

Penjelasan

Menggunakan fungsi seq() untuk membuat angka ganjil dari 5 sampai 99. Kemudian array dibuat dari vektor tersebut.

# Membuat array 1D berisi angka ganjil dari 5 sampai 100 menggunakan array()
arrayone = array(seq(5, 99, by = 2))
print(arrayone)

Output:

 [1]  5  7  9 11 13 15 17 19 21 23 25 27 29 31 33 35 37 39 41 43 45 47 49 51 53 55 57 59 61 63 65 67 69 71 73 75 77 79 81 83 85 87 89 91 93 95 97 99

a. Tampilkan elemen yang habis dibagi 4

habis_bagi_4 = arrayone[arrayone %% 4 == 0]
print(habis_bagi_4)

Output:

[1] numeric(0)

b. Urutkan array secara menurun (descending)

urut = sort(arrayone, decreasing = TRUE)
print(urut)

Output:

[1] 99 97 95 93 91 89 87 85 83 81 79 77 75 73 71 69 67 65 63 61 59 57 55 53 51 49 47 45 43 41 39 37 35 33 31 29 27 25 23 21 19 17 15 13 11 9 7 5

c. Hitung jumlah total dan rata-ratanya

total = sum(arrayone)
ratarata = mean(arrayone)
print(total)
print(ratarata)

Output:

Jumlah total: 2496
Rata-rata: 52

Nomor 2

Buat array 2 dimensi (m, n) yang elemennya kelipatan 4 dengan m,n > 4.

Penjelasan

Gunakan seq() untuk membuat deret kelipatan 4 dan array() untuk membentuk matriks.

m = 5
n = 6
arraytwo = array(seq(4, by = 4, length.out = m * n), dim = c(m, n))
print(arraytwo)

Output:

     [,1] [,2] [,3] [,4] [,5] [,6]
[1,]    4   24   44   64   84  104
[2,]    8   28   48   68   88  108
[3,]   12   32   52   72   92  112
[4,]   16   36   56   76   96  116
[5,]   20   40   60   80  100  120

a. Hitung berapa elemen dalam array yang bernilai lebih dari (m*n)

array_lebih = sum(arraytwo > (m * n))
print(array_lebih)

Output:

Jumlah elemen > 30 = 23

b. Tampilkan elemen pada diagonal utama

diagonal_utama = diag(arraytwo)
print(diagonal_utama)

Output:

[1]  4 28 52 76 100

c. Hitung jumlah seluruh elemen baris ke-2

jumlah_elemenb2 = sum(arraytwo[2, ])
print(jumlah_elemenb2)

Output:

Jumlah elemen baris ke-2: 348

Nomor 3

Buat array 3 dimensi (3x5x6) dari angka berurutan mulai dari yang lebih besar dari 10 hingga kurang dari 100.

Penjelasan

Gunakan array() untuk membentuk array 3 dimensi dari angka 11 hingga 99.

array_3d <- array(11:99, dim = c(3, 5, 6))
print(array_3d)

Output:

, , 1

     [,1] [,2] [,3] [,4] [,5]
[1,]   11   14   17   20   23
[2,]   12   15   18   21   24
[3,]   13   16   19   22   25

, , 2

     [,1] [,2] [,3] [,4] [,5]
[1,]   26   29   32   35   38
[2,]   27   30   33   36   39
[3,]   28   31   34   37   40

, , 3

     [,1] [,2] [,3] [,4] [,5]
[1,]   41   44   47   50   53
[2,]   42   45   48   51   54
[3,]   43   46   49   52   55

, , 4

     [,1] [,2] [,3] [,4] [,5]
[1,]   56   59   62   65   68
[2,]   57   60   63   66   69
[3,]   58   61   64   67   70

, , 5

     [,1] [,2] [,3] [,4] [,5]
[1,]   71   74   77   80   83
[2,]   72   75   78   81   84
[3,]   73   76   79   82   85

, , 6

     [,1] [,2] [,3] [,4] [,5]
[1,]   86   89   92   95   98
[2,]   87   90   93   96   99
[3,]   88   91   94   97   11

a. Tampilkan seluruh elemen pada lapisan ke-(z - 3)

z_index <- 6
layer_index <- z_index - 3
cat("a. Elemen pada lapisan ke-(z - 3) yaitu lapisan ke-", layer_index, ":
")
print(array_3d[,,layer_index])

Output:

     [,1] [,2] [,3] [,4] [,5]
[1,]   41   44   47   50   53
[2,]   42   45   48   51   54
[3,]   43   46   49   52   55

b. Nilai maksimum pada seluruh array

max_value <- max(array_3d)
cat("\nb. Nilai maksimum dari seluruh array:", max_value, "\n")

Output:

Nilai maksimum array: 99

c. Rata-rata per kolom

cat("\nc. Rata-rata per kolom :\n")
rata_kolom <- apply(array_3d, c(2), mean)
print(rata_kolom)

Output :

[1] 49.50000 52.50000 55.50000 58.50000 56.55556