Pendahuluan

Analisis multivariat merupakan teknik statistik yang digunakan untuk memahami hubungan antara beberapa variabel dalam satu dataset. Dalam tugas ini, kita akan melakukan analisis terhadap dataset yang berisi informasi mengenai calon pemegang kartu kredit. Analisis ini mencakup:

  1. Pembuatan matriks data.
  2. Perhitungan Variance-Covariance Matrix.
  3. Perhitungan Correlation Matrix.
  4. Perhitungan Eigenvalues dan Eigenvectors.

Memasukan Data ke dalam Matriks

Langkah pertama, kita akan menyusun dataset ke dalam bentuk matriks di R. Data yang digunakan adalah data numerik yang terdiri dari 5 baris dan 6 kolom, yang mempresentasikan berbagai atribut seperti Age, Debt, YearsEmployed, CreditScore, ZipCode, Income.

data <- matrix(c(
  30.83, 0.000, 1.25, 1, 202, 0,
  58.67, 4.460, 3.04, 6, 43, 560,
  24.50, 0.500, 1.50, 0, 280, 824,
  27.83, 1.540, 3.75, 5, 100, 3,
  20.17, 5.625, 1.71, 0, 120, 0
), nrow=5, byrow=TRUE)

# Menamai kolom
colnames(data) <- c("Age", "Debt", "YearsEmployed", "CreditScore", "ZipCode", "Income")

# Menampilkan data
print(data)
##        Age  Debt YearsEmployed CreditScore ZipCode Income
## [1,] 30.83 0.000          1.25           1     202      0
## [2,] 58.67 4.460          3.04           6      43    560
## [3,] 24.50 0.500          1.50           0     280    824
## [4,] 27.83 1.540          3.75           5     100      3
## [5,] 20.17 5.625          1.71           0     120      0

Menghitung Variance-Covariance Matrix

Variance-Covariance Matrix mengukur seberapa jauh setiap variabel menyebar dari mean-nya dan bagaimana variabel-variabel tersebut berinteraksi satu sama lain.

Langkah-langkah yang dilakukan pada tahap ini sebagai berikut:

  1. Menghitung rata-rata setiap kolom.
  2. Mengurangi nilai dalam setiap kolom dengan mean kolom tersebut (centering data).
  3. Menggunakan rumus perhitungan covariance matrix.
# Menghitung mean tiap kolom
means <- colMeans(data)

# Mengurangi setiap elemen dengan mean kolomnya
centered_data <- sweep(data, 2, means)

# Menghitung covariance matrix 
n <- nrow(data)
cov_matrix <- (t(centered_data) %*% centered_data) / (n - 1)

# Menampilkan hasil covariance matrix
print("Variance-Covariance Matrix:")
## [1] "Variance-Covariance Matrix:"
print(cov_matrix)
##                       Age        Debt YearsEmployed CreditScore    ZipCode
## Age            231.361400    9.345663      6.999375       33.30  -831.0325
## Debt             9.345663    6.187675      0.605225        1.34  -161.4613
## YearsEmployed    6.999375    0.605225      1.182050        2.81   -73.2075
## CreditScore     33.300000    1.340000      2.810000        8.30  -207.0000
## ZipCode       -831.032500 -161.461250    -73.207500     -207.00  8612.0000
## Income        2046.972500 -112.313750    -42.775000       11.55 12109.2500
##                    Income
## Age             2046.9725
## Debt            -112.3137
## YearsEmployed    -42.7750
## CreditScore       11.5500
## ZipCode        12109.2500
## Income        151957.8000

Menghitung Correlation Matrix

Correlation Matrix digunakan untuk mengukur hubungan antara variabel-variabel dalam dataset dalam skala standar antara -1 hingga 1.

Langkah-langkah yang dilakukan pada tahap ini sebagai berikut:

  1. Menghitung standar deviasi tiap kolom.
  2. Menggunakan rumus korelasi matriks dengan membagi covariance dengan hasil kali standar deviasi masing-masing variabel.
# Menghitung standar deviasi tiap kolom
std_devs <- sqrt(diag(cov_matrix))

# Menghitung correlation matrix 
cor_matrix <- cov_matrix / (std_devs %o% std_devs)

# Menampilkan correlation matrix
print("Correlation Matrix:")
## [1] "Correlation Matrix:"
print(cor_matrix)
##                      Age       Debt YearsEmployed CreditScore    ZipCode
## Age            1.0000000  0.2470022     0.4232489  0.75990576 -0.5887359
## Debt           0.2470022  1.0000000     0.2237872  0.18698295 -0.6994434
## YearsEmployed  0.4232489  0.2237872     1.0000000  0.89711754 -0.7255806
## CreditScore    0.7599058  0.1869829     0.8971175  1.00000000 -0.7742466
## ZipCode       -0.5887359 -0.6994434    -0.7255806 -0.77424657  1.0000000
## Income         0.3452272 -0.1158264    -0.1009278  0.01028446  0.3347370
##                    Income
## Age            0.34522724
## Debt          -0.11582643
## YearsEmployed -0.10092775
## CreditScore    0.01028446
## ZipCode        0.33473701
## Income         1.00000000

Menghitung Eigenvalue dan Eigenvector

Eigenvalues dan Eigenvectors digunakan untuk memahami struktur data dan menentukan komponen utama dalam analisis multivariat.

Langkah-langkahnyaLangkah-langkah yang dilakukan pada tahap ini sebagai berikut.

  1. Menggunakan fungsi eigen() pada covariance matrix.
  2. Mengekstrak eigenvalues dan eigenvectors.
# Menghitung eigenvalue dan eigenvector
eig_values_vectors <- eigen(cov_matrix)

# Menampilkan eigenvalues
print("Eigenvalues:")
## [1] "Eigenvalues:"
print(eig_values_vectors$values)
## [1]  1.529991e+05  7.738258e+03  7.494804e+01  4.551851e+00 -1.129805e-11
## [6] -1.598731e-11
# Menampilkan eigenvectors
print("Eigenvectors:")
## [1] "Eigenvectors:"
print(eig_values_vectors$vectors)
##               [,1]         [,2]        [,3]         [,4]         [,5]
## [1,] -1.289707e-02 -0.131560133  0.97942701  0.134315337  0.000000000
## [2,]  8.188149e-04 -0.019605573 -0.12793653  0.643339225 -0.562121863
## [3,]  3.179438e-04 -0.009024801 -0.01847413 -0.334972014  0.389293791
## [4,]  3.494977e-05 -0.027135529  0.08386896 -0.675118146 -0.729184634
## [5,] -8.349361e-02  0.987380472  0.12816503  0.008883966 -0.027483850
## [6,] -9.964245e-01 -0.081052896 -0.02352452 -0.002084805  0.001939676
##              [,6]
## [1,] -0.072164510
## [2,] -0.503369496
## [3,] -0.857800240
## [4,] -0.068810738
## [5,] -0.029121428
## [6,]  0.002684459

Kesimpulan

Berdasarkan hasil perhitungan diatas, didapatkan beberapa informasi sebagai berikut.

  1. Variance-Covariance Matrix
  1. Correlation Matrix
  1. Eigenvalue dan Eigenvector

Secara keseluruhan, Income dan ZipCode memiliki dampak terbesar dalam variasi dataset, sementara YearsEmployed dan CreditScore menunjukkan hubungan erat dalam mempengaruhi skor kredit seseorang.