Tugas Mandiri 1 - MPP
ANOVA
1. ANOVA Kerapatan Massa
## Df Sum Sq Mean Sq F value Pr(>F)
## Perlakuan 4 0.247 0.0618 0.12 0.972
## Residuals 10 5.140 0.5140
Fhitung = 0.12 < Ftabel = 3.48. Maka belum cukup bukti untuk menolak \(H_0\). Tidak ada perbedaan pengaruh waktu pengeringan terhadap kerapatan massa pada taraf nyata 5%.
2. ANOVA Pampatan Tetap Suhu Ruang
## Df Sum Sq Mean Sq F value Pr(>F)
## Perlakuan 4 9.154 2.288 1.854 0.195
## Residuals 10 12.346 1.235
Fhitung = 1.85 < Ftabel = 3.48. Maka belum cukup bukti untuk menolak \(H_0\). Tidak ada perbedaan pengaruh waktu pengeringan terhadap pampatan tetap suhu ruang pada taraf nyata 5%.
3. ANOVA Ketahanan Usang
## Df Sum Sq Mean Sq F value Pr(>F)
## Perlakuan 4 51.9 12.97 0.105 0.978
## Residuals 10 1236.7 123.67
Fhitung = 0.105 < Ftabel = 3.48. Maka belum cukup bukti untuk menolak \(H_0\). Tidak ada perbedaan pengaruh waktu pengeringan terhadap ketahanan usang pada taraf nyata 5%.
4. ANOVA Tegangan Pampat 40%
## Df Sum Sq Mean Sq F value Pr(>F)
## Perlakuan 4 6174 1543.4 2.744 0.089 .
## Residuals 10 5624 562.4
## ---
## Signif. codes: 0 '***' 0.001 '**' 0.01 '*' 0.05 '.' 0.1 ' ' 1
Fhitung = 2.74 < Ftabel = 3.48. Maka belum cukup bukti untuk menolak \(H_0\). Tidak ada perbedaan pengaruh waktu pengeringan terhadap tegangan pampat 40% pada taraf nyata 5%.
5. ANOVA Tegangan Pampat 50%
## Df Sum Sq Mean Sq F value Pr(>F)
## Perlakuan 4 72651 18163 3.16 0.0637 .
## Residuals 10 57476 5748
## ---
## Signif. codes: 0 '***' 0.001 '**' 0.01 '*' 0.05 '.' 0.1 ' ' 1
Fhitung = 3.16 < Ftabel = 3.48. Maka belum cukup bukti untuk menolak \(H_0\). Tidak ada perbedaan pengaruh waktu pengeringan terhadap tegangan pampat 50% pada taraf nyata 5%.
6. ANOVA Pampatan Tetap Suhu 70C
## Df Sum Sq Mean Sq F value Pr(>F)
## Perlakuan 4 30.28 7.571 3.557 0.0472 *
## Residuals 10 21.28 2.128
## ---
## Signif. codes: 0 '***' 0.001 '**' 0.01 '*' 0.05 '.' 0.1 ' ' 1
Fhitung = 3.56 > Ftabel = 3.48. Maka cukup bukti untuk menolak \(H_0\). Ada perbedaan pengaruh waktu pengeringan terhadap pampatan tetap suhu 70C pada taraf nyata 5%.
Uji Lanjut (Duncan)
Berdasarkan ANOVA pampatan tetap suhu 70C, hasil uji-F Tolak H0, sehingga dapat dilakukan uji lanjutan. Adapun uji lanjut yang digunakan yaitu Duncan (DMRT) karena pada penelitian ini pembandingannya tidak terencana dan ingin melihat perbedaan perlakuan dengan lebih sensitif dan rinci.
## $statistics
## MSerror Df Mean CV
## 2.12838 10 28.68867 5.085272
##
## $parameters
## test name.t ntr alpha
## Duncan Perlakuan 5 0.05
##
## $duncan
## Table CriticalRange
## 2 3.151064 2.654124
## 3 3.292833 2.773535
## 4 3.376283 2.843824
## 5 3.429664 2.888787
##
## $means
## Hasil std r se Min Max Q25 Q50 Q75
## 10 28.90000 0.9777014 3 0.8422945 28.13 30.00 28.350 28.57 29.285
## 120 30.31000 2.6254904 3 0.8422945 28.57 33.33 28.800 29.03 31.180
## 15 26.09667 0.4965212 3 0.8422945 25.81 26.67 25.810 25.81 26.240
## 20 28.61333 1.3655158 3 0.8422945 27.27 30.00 27.920 28.57 29.285
## 5 29.52333 0.8256109 3 0.8422945 28.57 30.00 29.285 30.00 30.000
##
## $comparison
## NULL
##
## $groups
## Hasil groups
## 120 30.31000 a
## 5 29.52333 a
## 10 28.90000 a
## 20 28.61333 ab
## 15 26.09667 b
##
## attr(,"class")
## [1] "group"
Kesimpulan
Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa pampatan tetap pada suhu 70C memiliki nilai terendah pada suhu pengeringan 15 menit, yaitu sebesar 26.097%. Semakin kecil nilai pampatan tetap maka mengindikasikan hasil produk sebutret yang memiliki elastisitas lebih baik.
Perlakuan ini berbeda signifikan dengan perlakuan pengeringan 120 menit (suhu ruang), 5 menit dan 10 menit. Sehingga waktu pengeringan berpengaruh pada sifat pampatan sebutret serta dapat disimpulkan bahwa waktu pengeringan untuk hasil paling optimal adalah 15 menit di suhu 100-110C.