Setiap mahasiswa pasti memiliki pola tidur yang berbeda-beda. Beberapa faktor seperti padatnya kelas, kegiatan kepanitiaan, kondisi psikologis dan kesibukan lainnya mempengaruhi pola mahasiswa, oleh karena itu setiap mahasiswa pasti memiliki pola yang tidak selalu sama. Tingkatan tahun kuliah merupakan pengaruh terbesar apakah pola tidur mahasiswa itu baik atau buruk. Mahasiswa pada tahun-tahun awal dan akhir masa studi mungkin memiliki beban akademis dan rutinitas harian yang berbeda, yang berdampak pada kualitas dan kuantitas tidur mereka. Memahami hubungan antara tingkatan tahun kuliah dan pola tidur mahasiswa sangat penting, terutama untuk merancang intervensi yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan mahasiswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) untuk mengeksplorasi pengaruh tingkatan tahun kuliah terhadap pola tidur mahasiswa. MANOVA memungkinkan analisis perbedaan pada beberapa variabel dependen (seperti durasi tidur, frekuensi gangguan tidur, dan kualitas tidur) secara simultan, sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif. Dengan menerapkan MANOVA, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apakah terdapat perbedaan signifikan dalam pola tidur antara mahasiswa di tingkatan tahun kuliah yang berbeda.
Berdasarkan uraian latar belakang dapat dirumuskan masalah sebagai berikut:
Bagaimana pengaruh tingkatan tahun kuliah terhadap pola tidur mahasiswa yang meliputi durasi tidur, kualitas tidur, dan frekuensi tidur?
Apakah terdapat perbedaan pola tidur mahasiswa berdasarkan tingkatan tahun kuliah yang signifikan secara statistik dengan menggunakan analisis MANOVA?
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah terdapat perbedaan signifikan dalam pola tidur antar tingkat tahun kuliah, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai perubahan pola tidur pada mahasiswa selama masa studi mereka.
Manfaat penelitian ini adalah untuk memberikan informasi mengenai pola tidur mahasiswa berdasarkan tingkatan tahun kuliah, sehingga dapat membantu pihak kampus dan layanan kesehatan dalam memahami dan menangani masalah tidur yang mungkin berbeda di setiap jenjang pendidikan. Penelitian ini juga dapat menjadi referensi bagi mahasiswa untuk meningkatkan kualitas tidur yang mendukung kesehatan dan prestasi akademik mereka. Selain itu, hasil penelitian ini dapat menjadi landasan bagi penelitian selanjutnya yang ingin mengeksplorasi lebih dalam faktor-faktor yang memengaruhi pola tidur di kalangan mahasiswa.
Statistika cenderung disebut sebagai statistik meski keduanya memiliki arti yang berbeda. Statistik adalah data sedang statistika adalah ilmu yang berhubungan dengan pengumpulan dan pengolahan data. Statistika berfungsi untuk mengembangkan pola pikir logis dan ilmiah terutama di era globalisasi dimana semua bidang tidak terlepas dari penggunaan angka, data, dan fakta (Riduwan, 2015). Secara umum, ada beberapa cara penyajian data dalam statistika deskriptif diantaranya: 1. tabel 2. grafik/diagram 3. ukuran pemusatan (mean, median, modus) 4. ukuran nilai tempat 5. ukuran penyebaran
Uji normalitas data dimaksudkan untuk memperlihatkan bahwa data sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal. Kenormalan multivariate yang dimaksud adalah kenormalanmultivariat pada variable-variabel dependen dalam masing-masing populasi (kelompok). Asumsivariable dependen berdistribusi normal multivariate perlu dilakukan karena pengujian dalam MANOVA menggunakan Wilk’s Lambda yang berdistribusi chi-square.
Uji normalitas merupakan uji yang dilakukan untuk memeriksa data yang diperoleh berdistribusi normal atau tidak. Jika nilai p-value lebih besar dari taraf signifikansi yang telah ditentukan (P-value > alpha), maka dapat dikatakan data berdistribusi normal (Quraisy, 2022). Sebaliknya, jika nilai p-value lebih kecil dari taraf signifikansi yang telah ditentukan (P-value < alpha), maka dapat dikatakan data tidak berdistribusi normal.
H0 : Data berdistribusi normal multivariat
H1 : Data tidak berdistribusi normal multivariat
Uji homogenitas digunakan untuk mengetahui kehomogenan dari matriks varians kovarians pada variabel. Adapun hipotesis dalam pengujian homogenitas matriks varians-kovarians adalah sebagai berikut (Setiawan, 2017): H0 : 𝛴1 = 𝛴2 = … = 𝛴𝑛 H1 : ada paling sedikit satu diantara sepasang 𝛴𝑙 yang tidak sama Uji homogenitas matriks varians-kovarians dapat dilakukan dengan Uji Box’s M. Jika p-value > 𝛼, maka gagal tolak H0 sehingga dapat disimpulkan matriks varians-kovarians dari l-populasi adalah sama atau homogen (Setiawan, 2017).
Salah satu teknik dalam analisis multivariat, yaitu multivariate analysis of variance (MANOVA) atau analisis variani multivariat. MANOVA dikembangkan sebagai konstruk teoritis oleh S.S. Wilks pada tahun 1932 dan dipublikasikan dalam Biometrika. MANOVA merupakan teknik statistik yang digunakan untuk menghitung pengujian signifikansi perbedaan rata-rata secara bersamaan antara kelompok untuk dua atau lebih variabel terikat. MANOVA adalah generalisasi dari ANOVA untuk situasi yang memiliki beberapa variabel terikat (Tabachnick dan Fidell, 2007).
Menurut Field (2009), MANOVA memiliki kemiripan asumsi dengan ANOVA tetapi diperluas untuk kasus multivariat. Perbedaan antara ANOVA dan MANOVA terletak pada jumlah variabel dependennya. ANOVA digunakan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan pengaruh perlakuan terhadap satu variabel dependen, sedangkan MANOVA digunakan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan pengaruh terhadap lebih dari satu variabel dependen (Tabachnick dan Fidell, 2007).
Tujuan dari MANOVA adalah untuk menguji apakah vektor rerata dua atau lebih grup sampel diambil dari sampel distribusi yang sama. MANOVA biasa digunakan dalam dua kondisi utama. Kondisi pertama adalah saat terdapat beberapa variabel dependen yang berkorelasi, sementara peneliti hanya menginginkan satu kali tes keseluruhan pada kumpulan variabel ini dibandingkan dengan beberapa kali tes individual. Kondisi kedua adalah saat peneliti ingin mengetahui bagaimana variabel independen mempengaruhi pola variabel dependennya (Santoso, 2010).
Pada analisis variani univariat, keputusan dibuat berdasarkan satu statistika uji, yaitu uji Fyang nilainya ditentukan oleh hasil bagi dari dua ratarata jumlah kuadrat sebagai taksiran hasil bagi taksiran variani-variani yang bersangkutan. Pada analisis variani multivariat, ada beberapa statistik uji yang dapat digunakan untuk membuat keputusan (Kattree dan Naik, 2000), yaitu dengan H = Matriks varian-kovarian perlakuan pada MANOVA E = Matriks varian-kovarian eror pada MANOVA
Pada analisis varian multivariat ada beberapa statistik uji yang dapat digunakan untuk membuat keputusan, yaitu 1. Pillai’s trace 2. Wilk’s lambda 3. Hotelling’s trace 4. Roy’s largest root.
Analisis profil merupakan analisis lanjut dari MANOVA jika hasil uji MANOVA memberikan kesimpulan untuk menolak H0. Analisis Profil merupakan situasi yang berkaitan dengan serangkaian perlakuan p, p yang dimaksud berupa uji, pertanyaan, dan sebagainya yang diberikan oleh dua atau lebih kelompok (populasi), kemudian diamati respon yang terjadi berdasarkan profil yang dibentuk dari masing-masing kelompok (Johnson, 2002). Diperlukan juga uji-uji yang berkaitan dengan hipotesis, yaitu (Mattjik, 2011).
-Uji Kesejajaran Profil (Paralel) :
H0:Cμ1=Cμ2
-Uji Keberhimpitan (Coincident Test) :
H0:1′μ1=1′μ2
-Uji Horizontal Profil :
H0:Cμ1=0
Data yang digunakan dalam penelitian dengan judul “Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) untuk Mengetahui Pengaruh Tingkatan Tahun Kuliah terhadap Pola Tidur Mahasiswa” bersu,ber dari kaggle.
Student Sleep Pattern Dataset :
https://www.kaggle.com/datasets/arsalanjamal002/student-sleep-patterns
Terdapat 117 data mahasiswa berusia dibawah 20 tahun dengan variabel-variabel yang digunakan adalah sebagai berikut:
\(X\) : University Year
\(Y_1\) : Sleep Duration
\(Y_2\) : Study Hours
\(Y_3\) : Screen Time
Berikut merupakan data yang digunakan dalam penelitian ini:
> library(readxl)
> library(knitr)
> Student_Sleep <- read_excel("~/Pola_Tidur.xlsx")
> knitr::kable(Student_Sleep,
+ caption = "Data Student Sleep Pattern",
+ align = "c")| University_Year | Year | Sleep_Duration | Study_Hours | Screen_Time |
|---|---|---|---|---|
| 1st Year | 1 | 8.9 | 2.6 | 3.6 |
| 1st Year | 1 | 5.9 | 11.2 | 3.8 |
| 1st Year | 1 | 6.4 | 9.4 | 1.1 |
| 1st Year | 1 | 7.8 | 7.3 | 2.4 |
| 1st Year | 1 | 5.2 | 2.0 | 2.6 |
| 1st Year | 1 | 4.1 | 5.4 | 3.2 |
| 1st Year | 1 | 7.6 | 7.9 | 1.3 |
| 1st Year | 1 | 9.0 | 5.1 | 3.5 |
| 1st Year | 1 | 7.2 | 11.9 | 3.9 |
| 1st Year | 1 | 7.9 | 1.3 | 3.8 |
| 1st Year | 1 | 4.3 | 1.3 | 2.0 |
| 1st Year | 1 | 8.7 | 6.6 | 3.3 |
| 1st Year | 1 | 7.4 | 11.7 | 3.6 |
| 1st Year | 1 | 6.6 | 3.5 | 1.8 |
| 1st Year | 1 | 4.3 | 7.1 | 3.2 |
| 1st Year | 1 | 5.7 | 9.8 | 1.6 |
| 1st Year | 1 | 8.4 | 2.7 | 1.5 |
| 1st Year | 1 | 4.7 | 8.8 | 1.8 |
| 1st Year | 1 | 5.2 | 2.5 | 3.7 |
| 1st Year | 1 | 5.8 | 0.6 | 2.8 |
| 1st Year | 1 | 5.4 | 12.0 | 2.8 |
| 1st Year | 1 | 6.6 | 1.2 | 2.6 |
| 1st Year | 1 | 4.4 | 8.0 | 2.7 |
| 1st Year | 1 | 6.5 | 4.4 | 1.2 |
| 1st Year | 1 | 6.9 | 6.0 | 3.7 |
| 1st Year | 1 | 4.5 | 1.6 | 3.0 |
| 1st Year | 1 | 6.1 | 0.4 | 4.0 |
| 1st Year | 1 | 7.0 | 6.0 | 1.3 |
| 1st Year | 1 | 5.1 | 6.4 | 1.6 |
| 1st Year | 1 | 8.4 | 0.8 | 2.3 |
| 2nd Year | 2 | 4.8 | 8.6 | 1.1 |
| 2nd Year | 2 | 4.9 | 3.9 | 2.4 |
| 2nd Year | 2 | 9.0 | 0.8 | 3.4 |
| 2nd Year | 2 | 6.7 | 8.3 | 2.5 |
| 2nd Year | 2 | 7.9 | 8.8 | 1.1 |
| 2nd Year | 2 | 4.9 | 0.5 | 3.5 |
| 2nd Year | 2 | 5.5 | 4.9 | 2.1 |
| 2nd Year | 2 | 6.1 | 1.1 | 3.6 |
| 2nd Year | 2 | 5.9 | 0.3 | 1.7 |
| 2nd Year | 2 | 6.2 | 2.6 | 3.6 |
| 2nd Year | 2 | 5.0 | 2.0 | 2.7 |
| 2nd Year | 2 | 8.4 | 9.1 | 3.5 |
| 2nd Year | 2 | 4.1 | 3.7 | 2.3 |
| 2nd Year | 2 | 5.0 | 11.5 | 2.6 |
| 2nd Year | 2 | 7.0 | 9.7 | 1.8 |
| 2nd Year | 2 | 7.4 | 4.8 | 3.2 |
| 2nd Year | 2 | 8.4 | 5.6 | 3.4 |
| 2nd Year | 2 | 5.9 | 1.2 | 3.6 |
| 2nd Year | 2 | 6.0 | 6.2 | 1.6 |
| 2nd Year | 2 | 7.8 | 9.6 | 3.7 |
| 2nd Year | 2 | 7.8 | 11.6 | 3.9 |
| 2nd Year | 2 | 7.1 | 1.6 | 1.3 |
| 2nd Year | 2 | 7.1 | 5.8 | 2.6 |
| 2nd Year | 2 | 5.8 | 8.2 | 2.0 |
| 2nd Year | 2 | 4.4 | 0.1 | 2.4 |
| 2nd Year | 2 | 8.3 | 3.8 | 3.1 |
| 2nd Year | 2 | 8.7 | 9.8 | 1.5 |
| 3rd Year | 3 | 8.3 | 0.9 | 2.2 |
| 3rd Year | 3 | 6.2 | 11.2 | 3.2 |
| 3rd Year | 3 | 5.0 | 10.4 | 3.4 |
| 3rd Year | 3 | 8.4 | 4.8 | 2.4 |
| 3rd Year | 3 | 5.1 | 7.5 | 1.1 |
| 3rd Year | 3 | 8.7 | 11.5 | 3.7 |
| 3rd Year | 3 | 5.0 | 9.9 | 3.2 |
| 3rd Year | 3 | 7.5 | 9.2 | 3.0 |
| 3rd Year | 3 | 7.0 | 0.9 | 1.4 |
| 3rd Year | 3 | 7.0 | 7.3 | 2.7 |
| 3rd Year | 3 | 4.5 | 11.9 | 2.3 |
| 3rd Year | 3 | 5.3 | 10.4 | 1.2 |
| 3rd Year | 3 | 4.4 | 2.8 | 3.7 |
| 3rd Year | 3 | 7.5 | 2.3 | 2.6 |
| 3rd Year | 3 | 4.3 | 10.4 | 1.9 |
| 3rd Year | 3 | 4.1 | 7.4 | 2.1 |
| 3rd Year | 3 | 4.1 | 2.0 | 1.0 |
| 3rd Year | 3 | 8.9 | 5.9 | 2.7 |
| 3rd Year | 3 | 8.7 | 5.8 | 2.3 |
| 3rd Year | 3 | 5.8 | 7.5 | 1.5 |
| 3rd Year | 3 | 6.6 | 8.0 | 2.8 |
| 3rd Year | 3 | 8.9 | 10.5 | 1.2 |
| 3rd Year | 3 | 7.4 | 7.7 | 1.8 |
| 3rd Year | 3 | 4.2 | 0.8 | 2.4 |
| 3rd Year | 3 | 5.9 | 11.7 | 3.5 |
| 3rd Year | 3 | 8.6 | 9.1 | 2.8 |
| 4th Year | 3 | 6.8 | 1.6 | 3.8 |
| 4th Year | 3 | 5.0 | 1.0 | 1.0 |
| 4th Year | 3 | 7.5 | 7.0 | 2.3 |
| 4th Year | 3 | 6.1 | 7.1 | 2.4 |
| 4th Year | 3 | 8.8 | 4.2 | 1.9 |
| 4th Year | 3 | 7.4 | 11.1 | 3.6 |
| 4th Year | 3 | 4.3 | 2.1 | 1.8 |
| 4th Year | 3 | 8.2 | 0.1 | 4.0 |
| 4th Year | 3 | 4.4 | 4.7 | 1.4 |
| 4th Year | 3 | 5.4 | 12.0 | 2.7 |
| 4th Year | 3 | 7.0 | 4.0 | 3.0 |
| 4th Year | 3 | 7.5 | 5.5 | 1.3 |
| 4th Year | 3 | 8.1 | 5.4 | 3.2 |
| 4th Year | 3 | 7.4 | 8.3 | 1.8 |
| 4th Year | 3 | 7.0 | 4.5 | 1.7 |
| 4th Year | 3 | 7.5 | 4.2 | 3.8 |
| 4th Year | 3 | 6.0 | 0.8 | 3.6 |
| 4th Year | 3 | 5.3 | 6.7 | 1.3 |
| 4th Year | 3 | 5.3 | 5.4 | 2.3 |
| 4th Year | 3 | 7.5 | 0.7 | 3.9 |
| 4th Year | 3 | 4.4 | 0.7 | 3.5 |
| 4th Year | 3 | 6.9 | 8.8 | 1.1 |
| 4th Year | 3 | 4.7 | 5.5 | 2.7 |
| 4th Year | 3 | 5.0 | 10.5 | 1.8 |
| 4th Year | 3 | 4.4 | 8.5 | 3.4 |
| 4th Year | 3 | 8.7 | 1.5 | 2.8 |
| 4th Year | 3 | 6.1 | 11.8 | 3.4 |
| 4th Year | 3 | 8.0 | 10.6 | 3.8 |
| 4th Year | 3 | 8.9 | 1.2 | 1.2 |
| 4th Year | 3 | 5.4 | 2.7 | 2.8 |
| 4th Year | 3 | 8.8 | 0.7 | 2.5 |
| 4th Year | 3 | 8.2 | 3.6 | 1.5 |
| 4th Year | 3 | 6.3 | 2.5 | 3.0 |
| 4th Year | 3 | 8.3 | 6.7 | 3.9 |
> library(readxl)
> Student_Sleep <- read_xlsx("~/Pola_Tidur.xlsx")
> Student_Sleep
# A tibble: 117 × 5
University_Year Year Sleep_Duration Study_Hours Screen_Time
<chr> <dbl> <dbl> <dbl> <dbl>
1 1st Year 1 8.9 2.6 3.6
2 1st Year 1 5.9 11.2 3.8
3 1st Year 1 6.4 9.4 1.1
4 1st Year 1 7.8 7.3 2.4
5 1st Year 1 5.2 2 2.6
6 1st Year 1 4.1 5.4 3.2
7 1st Year 1 7.6 7.9 1.3
8 1st Year 1 9 5.1 3.5
9 1st Year 1 7.2 11.9 3.9
10 1st Year 1 7.9 1.3 3.8
# ℹ 107 more rows>
> library(readxl)
> library(knitr)
> y1 <- as.matrix(Student_Sleep$`Sleep_Duration`, nrow=117, ncol=1)
> y1
[,1]
[1,] 8.9
[2,] 5.9
[3,] 6.4
[4,] 7.8
[5,] 5.2
[6,] 4.1
[7,] 7.6
[8,] 9.0
[9,] 7.2
[10,] 7.9
[11,] 4.3
[12,] 8.7
[13,] 7.4
[14,] 6.6
[15,] 4.3
[16,] 5.7
[17,] 8.4
[18,] 4.7
[19,] 5.2
[20,] 5.8
[21,] 5.4
[22,] 6.6
[23,] 4.4
[24,] 6.5
[25,] 6.9
[26,] 4.5
[27,] 6.1
[28,] 7.0
[29,] 5.1
[30,] 8.4
[31,] 4.8
[32,] 4.9
[33,] 9.0
[34,] 6.7
[35,] 7.9
[36,] 4.9
[37,] 5.5
[38,] 6.1
[39,] 5.9
[40,] 6.2
[41,] 5.0
[42,] 8.4
[43,] 4.1
[44,] 5.0
[45,] 7.0
[46,] 7.4
[47,] 8.4
[48,] 5.9
[49,] 6.0
[50,] 7.8
[51,] 7.8
[52,] 7.1
[53,] 7.1
[54,] 5.8
[55,] 4.4
[56,] 8.3
[57,] 8.7
[58,] 8.3
[59,] 6.2
[60,] 5.0
[61,] 8.4
[62,] 5.1
[63,] 8.7
[64,] 5.0
[65,] 7.5
[66,] 7.0
[67,] 7.0
[68,] 4.5
[69,] 5.3
[70,] 4.4
[71,] 7.5
[72,] 4.3
[73,] 4.1
[74,] 4.1
[75,] 8.9
[76,] 8.7
[77,] 5.8
[78,] 6.6
[79,] 8.9
[80,] 7.4
[81,] 4.2
[82,] 5.9
[83,] 8.6
[84,] 6.8
[85,] 5.0
[86,] 7.5
[87,] 6.1
[88,] 8.8
[89,] 7.4
[90,] 4.3
[91,] 8.2
[92,] 4.4
[93,] 5.4
[94,] 7.0
[95,] 7.5
[96,] 8.1
[97,] 7.4
[98,] 7.0
[99,] 7.5
[100,] 6.0
[101,] 5.3
[102,] 5.3
[103,] 7.5
[104,] 4.4
[105,] 6.9
[106,] 4.7
[107,] 5.0
[108,] 4.4
[109,] 8.7
[110,] 6.1
[111,] 8.0
[112,] 8.9
[113,] 5.4
[114,] 8.8
[115,] 8.2
[116,] 6.3
[117,] 8.3> y2 <- as.matrix(Student_Sleep$`Study_Hours`, nrow=117, ncol=1)
> y2
[,1]
[1,] 2.6
[2,] 11.2
[3,] 9.4
[4,] 7.3
[5,] 2.0
[6,] 5.4
[7,] 7.9
[8,] 5.1
[9,] 11.9
[10,] 1.3
[11,] 1.3
[12,] 6.6
[13,] 11.7
[14,] 3.5
[15,] 7.1
[16,] 9.8
[17,] 2.7
[18,] 8.8
[19,] 2.5
[20,] 0.6
[21,] 12.0
[22,] 1.2
[23,] 8.0
[24,] 4.4
[25,] 6.0
[26,] 1.6
[27,] 0.4
[28,] 6.0
[29,] 6.4
[30,] 0.8
[31,] 8.6
[32,] 3.9
[33,] 0.8
[34,] 8.3
[35,] 8.8
[36,] 0.5
[37,] 4.9
[38,] 1.1
[39,] 0.3
[40,] 2.6
[41,] 2.0
[42,] 9.1
[43,] 3.7
[44,] 11.5
[45,] 9.7
[46,] 4.8
[47,] 5.6
[48,] 1.2
[49,] 6.2
[50,] 9.6
[51,] 11.6
[52,] 1.6
[53,] 5.8
[54,] 8.2
[55,] 0.1
[56,] 3.8
[57,] 9.8
[58,] 0.9
[59,] 11.2
[60,] 10.4
[61,] 4.8
[62,] 7.5
[63,] 11.5
[64,] 9.9
[65,] 9.2
[66,] 0.9
[67,] 7.3
[68,] 11.9
[69,] 10.4
[70,] 2.8
[71,] 2.3
[72,] 10.4
[73,] 7.4
[74,] 2.0
[75,] 5.9
[76,] 5.8
[77,] 7.5
[78,] 8.0
[79,] 10.5
[80,] 7.7
[81,] 0.8
[82,] 11.7
[83,] 9.1
[84,] 1.6
[85,] 1.0
[86,] 7.0
[87,] 7.1
[88,] 4.2
[89,] 11.1
[90,] 2.1
[91,] 0.1
[92,] 4.7
[93,] 12.0
[94,] 4.0
[95,] 5.5
[96,] 5.4
[97,] 8.3
[98,] 4.5
[99,] 4.2
[100,] 0.8
[101,] 6.7
[102,] 5.4
[103,] 0.7
[104,] 0.7
[105,] 8.8
[106,] 5.5
[107,] 10.5
[108,] 8.5
[109,] 1.5
[110,] 11.8
[111,] 10.6
[112,] 1.2
[113,] 2.7
[114,] 0.7
[115,] 3.6
[116,] 2.5
[117,] 6.7> library(readxl)
> y3 <- as.matrix(Student_Sleep$`Screen_Time`, nrow=117, ncol=1)
> y3
[,1]
[1,] 3.6
[2,] 3.8
[3,] 1.1
[4,] 2.4
[5,] 2.6
[6,] 3.2
[7,] 1.3
[8,] 3.5
[9,] 3.9
[10,] 3.8
[11,] 2.0
[12,] 3.3
[13,] 3.6
[14,] 1.8
[15,] 3.2
[16,] 1.6
[17,] 1.5
[18,] 1.8
[19,] 3.7
[20,] 2.8
[21,] 2.8
[22,] 2.6
[23,] 2.7
[24,] 1.2
[25,] 3.7
[26,] 3.0
[27,] 4.0
[28,] 1.3
[29,] 1.6
[30,] 2.3
[31,] 1.1
[32,] 2.4
[33,] 3.4
[34,] 2.5
[35,] 1.1
[36,] 3.5
[37,] 2.1
[38,] 3.6
[39,] 1.7
[40,] 3.6
[41,] 2.7
[42,] 3.5
[43,] 2.3
[44,] 2.6
[45,] 1.8
[46,] 3.2
[47,] 3.4
[48,] 3.6
[49,] 1.6
[50,] 3.7
[51,] 3.9
[52,] 1.3
[53,] 2.6
[54,] 2.0
[55,] 2.4
[56,] 3.1
[57,] 1.5
[58,] 2.2
[59,] 3.2
[60,] 3.4
[61,] 2.4
[62,] 1.1
[63,] 3.7
[64,] 3.2
[65,] 3.0
[66,] 1.4
[67,] 2.7
[68,] 2.3
[69,] 1.2
[70,] 3.7
[71,] 2.6
[72,] 1.9
[73,] 2.1
[74,] 1.0
[75,] 2.7
[76,] 2.3
[77,] 1.5
[78,] 2.8
[79,] 1.2
[80,] 1.8
[81,] 2.4
[82,] 3.5
[83,] 2.8
[84,] 3.8
[85,] 1.0
[86,] 2.3
[87,] 2.4
[88,] 1.9
[89,] 3.6
[90,] 1.8
[91,] 4.0
[92,] 1.4
[93,] 2.7
[94,] 3.0
[95,] 1.3
[96,] 3.2
[97,] 1.8
[98,] 1.7
[99,] 3.8
[100,] 3.6
[101,] 1.3
[102,] 2.3
[103,] 3.9
[104,] 3.5
[105,] 1.1
[106,] 2.7
[107,] 1.8
[108,] 3.4
[109,] 2.8
[110,] 3.4
[111,] 3.8
[112,] 1.2
[113,] 2.8
[114,] 2.5
[115,] 1.5
[116,] 3.0
[117,] 3.9> perlakuan <- as.matrix(Student_Sleep$`Year`, nrow=117, ncol=1)
> perlakuan
[,1]
[1,] 1
[2,] 1
[3,] 1
[4,] 1
[5,] 1
[6,] 1
[7,] 1
[8,] 1
[9,] 1
[10,] 1
[11,] 1
[12,] 1
[13,] 1
[14,] 1
[15,] 1
[16,] 1
[17,] 1
[18,] 1
[19,] 1
[20,] 1
[21,] 1
[22,] 1
[23,] 1
[24,] 1
[25,] 1
[26,] 1
[27,] 1
[28,] 1
[29,] 1
[30,] 1
[31,] 2
[32,] 2
[33,] 2
[34,] 2
[35,] 2
[36,] 2
[37,] 2
[38,] 2
[39,] 2
[40,] 2
[41,] 2
[42,] 2
[43,] 2
[44,] 2
[45,] 2
[46,] 2
[47,] 2
[48,] 2
[49,] 2
[50,] 2
[51,] 2
[52,] 2
[53,] 2
[54,] 2
[55,] 2
[56,] 2
[57,] 2
[58,] 3
[59,] 3
[60,] 3
[61,] 3
[62,] 3
[63,] 3
[64,] 3
[65,] 3
[66,] 3
[67,] 3
[68,] 3
[69,] 3
[70,] 3
[71,] 3
[72,] 3
[73,] 3
[74,] 3
[75,] 3
[76,] 3
[77,] 3
[78,] 3
[79,] 3
[80,] 3
[81,] 3
[82,] 3
[83,] 3
[84,] 3
[85,] 3
[86,] 3
[87,] 3
[88,] 3
[89,] 3
[90,] 3
[91,] 3
[92,] 3
[93,] 3
[94,] 3
[95,] 3
[96,] 3
[97,] 3
[98,] 3
[99,] 3
[100,] 3
[101,] 3
[102,] 3
[103,] 3
[104,] 3
[105,] 3
[106,] 3
[107,] 3
[108,] 3
[109,] 3
[110,] 3
[111,] 3
[112,] 3
[113,] 3
[114,] 3
[115,] 3
[116,] 3
[117,] 3> utpp=data.frame(perlakuan,y1,y2,y3)
> utpp
perlakuan y1 y2 y3
1 1 8.9 2.6 3.6
2 1 5.9 11.2 3.8
3 1 6.4 9.4 1.1
4 1 7.8 7.3 2.4
5 1 5.2 2.0 2.6
6 1 4.1 5.4 3.2
7 1 7.6 7.9 1.3
8 1 9.0 5.1 3.5
9 1 7.2 11.9 3.9
10 1 7.9 1.3 3.8
11 1 4.3 1.3 2.0
12 1 8.7 6.6 3.3
13 1 7.4 11.7 3.6
14 1 6.6 3.5 1.8
15 1 4.3 7.1 3.2
16 1 5.7 9.8 1.6
17 1 8.4 2.7 1.5
18 1 4.7 8.8 1.8
19 1 5.2 2.5 3.7
20 1 5.8 0.6 2.8
21 1 5.4 12.0 2.8
22 1 6.6 1.2 2.6
23 1 4.4 8.0 2.7
24 1 6.5 4.4 1.2
25 1 6.9 6.0 3.7
26 1 4.5 1.6 3.0
27 1 6.1 0.4 4.0
28 1 7.0 6.0 1.3
29 1 5.1 6.4 1.6
30 1 8.4 0.8 2.3
31 2 4.8 8.6 1.1
32 2 4.9 3.9 2.4
33 2 9.0 0.8 3.4
34 2 6.7 8.3 2.5
35 2 7.9 8.8 1.1
36 2 4.9 0.5 3.5
37 2 5.5 4.9 2.1
38 2 6.1 1.1 3.6
39 2 5.9 0.3 1.7
40 2 6.2 2.6 3.6
41 2 5.0 2.0 2.7
42 2 8.4 9.1 3.5
43 2 4.1 3.7 2.3
44 2 5.0 11.5 2.6
45 2 7.0 9.7 1.8
46 2 7.4 4.8 3.2
47 2 8.4 5.6 3.4
48 2 5.9 1.2 3.6
49 2 6.0 6.2 1.6
50 2 7.8 9.6 3.7
51 2 7.8 11.6 3.9
52 2 7.1 1.6 1.3
53 2 7.1 5.8 2.6
54 2 5.8 8.2 2.0
55 2 4.4 0.1 2.4
56 2 8.3 3.8 3.1
57 2 8.7 9.8 1.5
58 3 8.3 0.9 2.2
59 3 6.2 11.2 3.2
60 3 5.0 10.4 3.4
61 3 8.4 4.8 2.4
62 3 5.1 7.5 1.1
63 3 8.7 11.5 3.7
64 3 5.0 9.9 3.2
65 3 7.5 9.2 3.0
66 3 7.0 0.9 1.4
67 3 7.0 7.3 2.7
68 3 4.5 11.9 2.3
69 3 5.3 10.4 1.2
70 3 4.4 2.8 3.7
71 3 7.5 2.3 2.6
72 3 4.3 10.4 1.9
73 3 4.1 7.4 2.1
74 3 4.1 2.0 1.0
75 3 8.9 5.9 2.7
76 3 8.7 5.8 2.3
77 3 5.8 7.5 1.5
78 3 6.6 8.0 2.8
79 3 8.9 10.5 1.2
80 3 7.4 7.7 1.8
81 3 4.2 0.8 2.4
82 3 5.9 11.7 3.5
83 3 8.6 9.1 2.8
84 3 6.8 1.6 3.8
85 3 5.0 1.0 1.0
86 3 7.5 7.0 2.3
87 3 6.1 7.1 2.4
88 3 8.8 4.2 1.9
89 3 7.4 11.1 3.6
90 3 4.3 2.1 1.8
91 3 8.2 0.1 4.0
92 3 4.4 4.7 1.4
93 3 5.4 12.0 2.7
94 3 7.0 4.0 3.0
95 3 7.5 5.5 1.3
96 3 8.1 5.4 3.2
97 3 7.4 8.3 1.8
98 3 7.0 4.5 1.7
99 3 7.5 4.2 3.8
100 3 6.0 0.8 3.6
101 3 5.3 6.7 1.3
102 3 5.3 5.4 2.3
103 3 7.5 0.7 3.9
104 3 4.4 0.7 3.5
105 3 6.9 8.8 1.1
106 3 4.7 5.5 2.7
107 3 5.0 10.5 1.8
108 3 4.4 8.5 3.4
109 3 8.7 1.5 2.8
110 3 6.1 11.8 3.4
111 3 8.0 10.6 3.8
112 3 8.9 1.2 1.2
113 3 5.4 2.7 2.8
114 3 8.8 0.7 2.5
115 3 8.2 3.6 1.5
116 3 6.3 2.5 3.0
117 3 8.3 6.7 3.9> library(MVN)
> norm.test = mvn(data = utpp, subset = "perlakuan", mvnTest = "mardia")
> norm.test$multivariateNormality
$`1`
Test Statistic p value Result
1 Mardia Skewness 4.71825664905337 0.909186884546045 YES
2 Mardia Kurtosis -2.45950963280762 0.013912696397093 NO
3 MVN <NA> <NA> NO
$`2`
Test Statistic p value Result
1 Mardia Skewness 3.03435948915822 0.980603857413839 YES
2 Mardia Kurtosis -1.21763223161851 0.22336376031964 YES
3 MVN <NA> <NA> YES
$`3`
Test Statistic p value Result
1 Mardia Skewness 3.72420483115368 0.95893213148425 YES
2 Mardia Kurtosis -2.38317827164204 0.0171638801696599 NO
3 MVN <NA> <NA> NO> ujimanova <- manova(cbind(y1,y2,y3)~perlakuan,data=utpp)
>
> pillai_test<-summary(ujimanova, test="Pillai")
> pillai_test
Df Pillai approx F num Df den Df Pr(>F)
perlakuan 1 0.011742 0.44753 3 113 0.7195
Residuals 115 > roy_test<-summary(ujimanova, test="Roy")
> roy_test
Df Roy approx F num Df den Df Pr(>F)
perlakuan 1 0.011881 0.44753 3 113 0.7195
Residuals 115 > wilks_test<-summary(ujimanova, test="Wilks")
> wilks_test
Df Wilks approx F num Df den Df Pr(>F)
perlakuan 1 0.98826 0.44753 3 113 0.7195
Residuals 115 > Hotelling_Lawley<-summary(ujimanova, test="Hotelling-Lawley")
> Hotelling_Lawley
Df Hotelling-Lawley approx F num Df den Df Pr(>F)
perlakuan 1 0.011881 0.44753 3 113 0.7195
Residuals 115 > summary.aov(ujimanova)
Response y1 :
Df Sum Sq Mean Sq F value Pr(>F)
perlakuan 1 0.528 0.52759 0.227 0.6347
Residuals 115 267.291 2.32427
Response y2 :
Df Sum Sq Mean Sq F value Pr(>F)
perlakuan 1 6.12 6.1157 0.4411 0.5079
Residuals 115 1594.34 13.8639
Response y3 :
Df Sum Sq Mean Sq F value Pr(>F)
perlakuan 1 0.494 0.49367 0.6038 0.4387
Residuals 115 94.030 0.81765 > summary(profil)
Call:
pbg(data = utpp[, 2:4], group = utpp[, 1], profile.plot = TRUE)
Hypothesis Tests:
$`Ho: Profiles are parallel`
Multivariate.Test Statistic Approx.F num.df den.df p.value
1 Wilks 0.98666407 0.3805506 4 226 0.8224186
2 Pillai 0.01335343 0.3831309 4 228 0.8205886
3 Hotelling-Lawley 0.01349845 0.3779566 4 224 0.8242554
4 Roy 0.01202347 0.6853377 2 114 0.5059840
$`Ho: Profiles have equal levels`
Df Sum Sq Mean Sq F value Pr(>F)
group 2 0.98 0.4909 0.255 0.775
Residuals 114 219.06 1.9216
$`Ho: Profiles are flat`
F df1 df2 p-value
1 342.2427 2 113 1.126149e-48Berikut ini adalah pembahasan mengenai hasil perhitungan dari statistika deskriptif:
Durasi tidur pada mahasiswa tahun pertama sampai tahun ke-4 dengan umur dibawah 20 tahun memiliki durasi tidur paling sedikit 4.1 jam dan durasi paling lama adalah 9 jam. Kemudian setengah dari mahasiswa tidur kurang dari 6.6 jam dan setengah lainnya tidur lebih dari 6.6 jam.
Durasi jam belajar mahasiswa tahun pertama sampai tahun ke-4 dengan umur dibawah 20 tahun memiliki durasi jam belajar paling sedikit 0.1 jam dan durasi paling lama adalah 12 jam. Kemudian setengah dari mahasiswa belajar kurang dari 5.6 jam dan setengah lainnya belajar lebih dari 5.6 jam.
Durasi screen time (waktu yang dihabiskan untuk menatap barang elektronik sepetri hp, televisi, komputer, dll) mahasiswa tahun pertama sampai tahun ke-4 dengan umur dibawah 20 tahun memiliki durasi screen timepaling sedikit 1 jam dan durasi paling lama adalah 4 jam. Kemudian setengah dari mahasiswa memiliki screen time kurang dari 2.6 jam dan setengah lainnya lebih dari 2.6 jam.
Berikut ini adalah pembahasan mengenai hasil pengujian Asumsi Normalitas Multivariat: - Hipotesis
H0 : Data berdistribusi normal multivariat
H1 : Data tidak berdistribusi normal multivariat
Taraf nyata yang digunakan: 5%
|
|
|
Keputusan : Berdasarkan hasil pengujian di atas diperoleh p-value untuk y1, y2 dan y3 > 0.05 (α), sehingga gagal untuk menolak H0.
Kesimpulan : Dengan alpha 5%, dapat disimpulkan bahwa sisa (residual) memenuhi asumsi normalitas multivariat.
Berikut ini adalah hasil pengujian dari Asumsi Homogenitas: - Hipotesis
H0 : Σ1 = Σ2 = Σ3
H1 : terdapat paling sedikit satu diantara sepasang Σi yang tidak sama
> knitr::kable(summary(ujiboxm))
Box's M Test
Chi-Squared Value = 5.745994 , df = 12 and p-value: 0.928 Keputusan : berdasarkan hasil tersebut diperoleh p−value(0.928) > α(0.05), maka gagal untuk menolak H0
Kesimpulan: Dengan taraf nyata 5%, dapat disimpulkan bahwa matriks varians-kovarians data homogen untuk setiap perlakuan maka asumsi homogenitas terpenuhi dan hasil MANOVA dapat diandalkan.
Berikut ini adalah pembahasan dari pengujian MANOVa : - Hipotesis :
H0 : τ1 = τ2 = τ3
H1 : Minimal terdapat satu τi tidak sama dengan 0, dengan i=1,2,3
1. Uji Pillai's Trace
Keputusan : berdasarkan hasil analisis diperoleh p-value (0.7195) > alpha (0.05), maka gagal untuk meolak H0 2. Uji Roy’s largest root Keputusan : Keputusan : berdasarkan hasil analisis diperoleh p-value (0.7195) > alpha (0.05), maka gagal untuk meolak H0 3. Uji Wilk’s Lamda Keputusan : Keputusan : berdasarkan hasil analisis diperoleh p-value (0.7195) > alpha (0.05), maka gagal untuk meolak H0 4. Uji Hotelling-Lawley Trace : berdasarkan hasil analisis diperoleh p-value (0.7195) > alpha (0.05), maka gagal untuk meolak H0
Berikut ini adalah pembahasan mengenai analisis profil 1. Uji Kesejajaran Profil (Paralel) - Hipotesis H0:Cμ1=Cμ2 H1:Cμ1≠Cμ2
Keputusan : p-value untuk setiap test (semua diatas 0.05) > alpha (0.05) , sehingga gagal untuk menolak H0.
Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa profil yang terbentuk sejajar.
Hipotesis H0:1′μ1=1′μ2 H1:1′μ1≠1′μ2
Keputusan : p-value (0.775) > alpha (0.05) , sehingga gagal untuk menolak H0.
Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa profil yang terbentuk berhimpit.
Hipotesis H0:Cμ1=0 H1:Cμ1≠0
Keputusan : P-value (1.126149e-48) < alpha (0.05) , sehingga berhasil menolak H0.
Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa profil yang terbentuk tidak horizontal.
Setelah dilakukan pengujian menggunakan MANOVA, dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang mencolok dalam durasi tidur, jam belajar dan screen time pada tingkatan tahun mahasiswa (tahun ke-1, ke-2, ke-3, dan k3-4) dengan umur dibawah 20 tahun (18-19 tahun). Pada setiap tingkatan tahun mahasiswa juga memiliki pola tidur yang tidak jauh berbeda atau dapat diartikan sebagai tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan pada tingkatan tahun mahasiswa terhadap pola tidur mahasiswa yang dihasilkan oleh ketiga kegiatan mahasiswa (durasi tidur, jam belajar dan screen time).
Adapun saran dalam penelitian ini: 1. Kedepannya dapat menggunakan sampel yang lebih besar. Semakin banyak sampel yang digunakan maka hasil penelitin yang diperoleh akan semakin akurat hasilnya. 2. Meneliti variabel yang berbeda. Mungkin kedepannya dapat meneliti variabel mengenai kesibukan di non-akademik seperti banyak organisasi/kepanitiaan yang diikuti oleh mahasiswa karena variabel tersebut sangat mempengaruhi pola tidur mahasiswa.
Purnomo (2022). Analisis Data Multivariat. Omera Purtaka. Banyumas
MArtias, L.D (2021). Statistika Deskriptif Sebagai Kumpulan Informasi. Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 16(1), 46-51.
Sumber data : https://www.kaggle.com/datasets/arsalanjamal002/student-sleep-patterns