# Create a categorical variable from speedcars$speed_cat <-cut(cars$speed, breaks =3, labels =c("Lambat", "Sedang", "Cepat"))# One-way ANOVAanova_result <-aov(dist ~ speed_cat, data = cars)summary(anova_result)
Df Sum Sq Mean Sq F value Pr(>F)
speed_cat 2 15120 7560 20.4 4.19e-07 ***
Residuals 47 17419 371
---
Signif. codes: 0 '***' 0.001 '**' 0.01 '*' 0.05 '.' 0.1 ' ' 1
Penjelasan:
ANOVA satu arah menguji apakah ada perbedaan signifikan dalam jarak (dist) antara kelompok kecepatan yang berbeda (Lambat, Sedang, Cepat). Hasil summary ANOVA memberikan nilai F dan nilai p untuk menentukan apakah perbedaan tersebut signifikan.
Hasil:
Nilai F: anova_result [[1]] [“speed_cat”, “F value”]
Nilai p: anova_result [[1]] [“speed_cat”, “Pr(>F)”]
Jika nilai p < 0.05, ada perbedaan signifikan dalam jarak antara kelompok kecepatan.
MODUL 9 REGRESI
lm_model <-lm(dist ~ speed, data = cars)summary(lm_model)
Call:
lm(formula = dist ~ speed, data = cars)
Residuals:
Min 1Q Median 3Q Max
-29.069 -9.525 -2.272 9.215 43.201
Coefficients:
Estimate Std. Error t value Pr(>|t|)
(Intercept) -17.5791 6.7584 -2.601 0.0123 *
speed 3.9324 0.4155 9.464 1.49e-12 ***
---
Signif. codes: 0 '***' 0.001 '**' 0.01 '*' 0.05 '.' 0.1 ' ' 1
Residual standard error: 15.38 on 48 degrees of freedom
Multiple R-squared: 0.6511, Adjusted R-squared: 0.6438
F-statistic: 89.57 on 1 and 48 DF, p-value: 1.49e-12
Penjelasan:
Model regresi linear memprediksi jarak (dist) berdasarkan kecepatan (speed). Summary model memberikan koefisien, nilai p, dan R-squared, yang menunjukkan seberapa baik model menjelaskan variasi dalam data. Grafik menunjukkan garis regresi pada data scatter plot.
Hasil:
Koefisien intercept: coef(lm_model)[1]
Koefisien slope: coef(lm_model)[2]
Nilai p untuk intercept: summary(lm_model)coefficients[1, 4]
Nilai p untuk slope: summary(lm_model)coefficients[2, 4]
R-squared: summary(lm_model)$r.squared
R-squared menunjukkan proporsi variasi dalam jarak yang dapat dijelaskan oleh kecepatan.
MODUL 10 PERAMALAN
# Simple linear regression model for forecastingforecast_model <-lm(dist ~ speed, data = cars)# Predict future valuesnew_speeds <-data.frame(speed =c(10, 15, 20, 25, 30))predicted_dist <-predict(forecast_model, new_speeds)predicted_dist
Model regresi linear sederhana digunakan untuk meramalkan jarak (dist) berdasarkan kecepatan (speed) baru yang diberikan. Hasil prediksi memberikan jarak yang diperkirakan untuk kecepatan yang berbeda.
Hasil:
Prediksi jarak untuk kecepatan 10: predicted_dist[1]
Prediksi jarak untuk kecepatan 15: predicted_dist[2]
Prediksi jarak untuk kecepatan 20: predicted_dist[3]
Prediksi jarak untuk kecepatan 25: predicted_dist[4]
Prediksi jarak untuk kecepatan 30: predicted_dist[5]
Hasil ini menunjukkan jarak yang diperkirakan berdasarkan model regresi untuk kecepatan tertentu.