1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Ilmu statistika merupakan ilmu yang dapat digunakan pada sektor manapun seperti pertanian, peternakan, kedokteran, dan masih banyak lagi. Pada ilmu peternakan, pakan adalah segala sesuatu yang dapat diberikan secara langsung pada ternak untuk dikonsumsi (baik berupa bahan organik maupun anorganik) yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup, pertumbuhan, reproduksi serta laktasi. Pakan sangat penting dalam pertumbuhan hewan ternak, maka dari itu perlu diteliti apakah pakan yang akan digunakan memberikan pengaruh pada pertumbuhan sapi.

1.2 Tinjauan Pustaka

1.2.1 ANOVA

Anova atau singkatan dari Analysis of variance ini merupakan uji statistik yang digunakan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan dari dua perlakuan atau lebih.

1.3 Data

Sumber data yang digunakan adalah buku Rancangan Percobaan.

X = Pakan sapi yang mengandung konsentrat Cipro 100% (gram)

Y = Pakan sapi yang mengandung konsentrar Cipro 75% + wheat pollard 25% (gram)

Z = Pakan sapi yang mengandung konsentrar Cipro 50% + wheat pollard 50% (gram)

      A     B     C
1 12.04 19.08 11.85
2 10.05 15.21  9.92
3 14.35 10.62 11.27
4 14.73 13.90 19.14
5 12.81 12.30  9.50

1.4 Tujuan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah komposisi campuran makanan sapi yang berbeda dapat memberikan pengaruh yang sama atau tidak.

2 SOURCE CODE

2.1 Library

> library(dplyr)
> library(tidyr)

Untuk membuat data menjadi 2 kolom

> library(ggplot2)
> library(ggpubr)
> library(tidyverse)
> library(broom)
> library(AICcmodavg)
Error: package or namespace load failed for 'AICcmodavg' in loadNamespace(j <- i[[1L]], c(lib.loc, .libPaths()), versionCheck = vI[[j]]):
 there is no package called 'VGAM'

Packages untuk uji anova

> library(nortest)

Untuk uji normalitas

> library(car)

Untuk uji homogenitas ## Impor Data

            Df Sum Sq Mean Sq F value Pr(>F)
Perlakuan    2   9.67   4.835   0.495  0.621
Residuals   12 117.16   9.764               

3 HASIL DAN PEMBAHASAN

3.1 Uji Anova

\(H_{0}\): perlakuan tidak berpengaruh terhadap respon yang diamati

\(H_{1}\): paling tidak ada satu perlakuan berpengaruh terhadap respon yang diamati

> Anova <- aov(Ulangan ~ Perlakuan, data = laprak2)
> summary(Anova)
            Df Sum Sq Mean Sq F value Pr(>F)
Perlakuan    2   9.67   4.835   0.495  0.621
Residuals   12 117.16   9.764               

Karena nilai p-value > \(\alpha(0.05)\), \(H_{0}\)diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa semua pakan memberikan pengaruh yang sama atau semua pakan tidak memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan sapi.

3.2 Asumsi Normalitas

\(H_{0}\): Data berdistribusi Normal vs \(H_{1}\): Data tidak berdistribusi Normal

> shapiro.test(laprak2$Ulangan)

    Shapiro-Wilk normality test

data:  laprak2$Ulangan
W = 0.89997, p-value = 0.09506

Karena nilai nilai p-value > \(\alpha(0.05)\), \(H_{0}\)diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal.

3.3 Asumsi Homogenitas

> leveneTest(Ulangan ~ Perlakuan, data = laprak2, center=mean )
Levene's Test for Homogeneity of Variance (center = mean)
      Df F value Pr(>F)
group  2  0.6447 0.5421
      12               

Karena nilai p-value > \(\alpha(0.05)\), maka asumsi homogenitas sudah terpenuhi.

4 KESIMPULAN

Karena asumsi normalitas dan asumsi homogenitas sudah terpenuhi, maka uji ANOVA yang sudah dilakukan dapat digunakan. Jika salah satu asumsi tidak memenuhi, maka harus dilakukan uji lanjutan.

5 DAFTAR PUSTAKA

Rosalina, Linda., Oktarina, Rahmi., Rahmiati., Saputra, Indra. 2023. BUKU AJAR STATISTIKA. Padang. CV. MUHARIKA RUMAH ILMIAH