Library:

> install.packages("knitr")
> install.packages("rmarkdown")
Error in contrib.url(repos, "source"): trying to use CRAN without setting a mirror
> install.packages("prettydoc")
Error in contrib.url(repos, "source"): trying to use CRAN without setting a mirror
> install.packages("equatiomatic")
Error in contrib.url(repos, "source"): trying to use CRAN without setting a mirror

1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dalam era modern ini, baterai memainkan peran yang sangat penting dalam berbagai aplikasi, mulai dari perangkat elektronik portabel hingga kendaraan listrik. Salah satu tantangan utama dalam pengembangan baterai adalah meningkatkan usia atau masa pakai baterai. Usia baterai sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh material terhadap usia baterai. Dalam hal tersebut diperlukan adanya pengujian ANOVA yang dapat digunakan untuk mengetahui apakah pengaruh material baterai terhadap usia baterai berpengaruh secara signifikan atau tidak.

1.2 Tinjauan Pustaka

1.2.1 Uji Normalitas Galat

Uji Normalitas digunakan untuk menyatakan bahwa data yang dianalisis mengikuti distribusi normal atau mendekati distribusi normal.

Hipotesis: \[ H_0 : \text{pengamatan berdistribusi normal}\\ H_1 : \text{ pengamatan tidak berdistribusi normal} \]

1.2.2 Uji Homogenitas Ragam

Uji ini menyatakan bahwa variansi (ragam) dari residual atau error dalam model adalah konstan di seluruh tingkat variabel independen.

Hipotesis: \[ H_0: \text{Variansi antar kelompok sama}\\ H_1: \text{Variansi antar kelompok tidak sama} \]
## Data Data yang digunakan adalah data yang berasal dari buku Yitnosumarto,Suntoyo.(1990). Percobaan Perancangan,Analisis, dan Interpretasinya Oleh Suntoyo Yitnosumarto,Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

1.3 Tujuan

Analisis ANOVA bertujuan untuk menentukan apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara rata-rata kelompok-kelompok tersebut. Saat ini uji ANOVA akan digunakan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara rata-rata kelompok material dengan kelompok usia baterai.

2 SOURCE CODE

2.1 Library

> library(stats)
> library(car)
> library(carData)
> library(ggplot2)
> library(openxlsx)
> library(agricolae)
> library(rmarkdown)
> library(knitr)
> library(prettydoc)
> library(equatiomatic)

2.2 Impor Data

> data= read.xlsx("C:/Users/ACER/Documents/data.xlsx")
> data
   Material usia
1         1  130
2         1  155
3         1   74
4         1  180
5         1   34
6         1   40
7         1   80
8         1   75
9         1   20
10        1   70
11        1   82
12        1   58
13        2  150
14        2  188
15        2  159
16        2  126
17        2  136
18        2  122
19        2  106
20        2  115
21        2   25
22        2   70
23        2   58
24        2   45
25        3  138
26        3  110
27        3  168
28        3  160
29        3  174
30        3  120
31        3  150
32        3  139
33        3   96
34        3  104
35        3   82
36        3   60

2.3 Menampilkan Hasil ANOVA

> fit= aov(usia~Material,data=data)
> fit
Call:
   aov(formula = usia ~ Material, data = data)

Terms:
                Material Residuals
Sum of Squares  10542.04  67104.93
Deg. of Freedom        1        34

Residual standard error: 44.42606
Estimated effects may be unbalanced
> summary(fit)
            Df Sum Sq Mean Sq F value Pr(>F)  
Material     1  10542   10542   5.341  0.027 *
Residuals   34  67105    1974                 
---
Signif. codes:  0 '***' 0.001 '**' 0.01 '*' 0.05 '.' 0.1 ' ' 1

2.4 Mendapatkan Residu dari ANOVA

> residu<- residuals(fit)
> residu
          1           2           3           4           5           6 
 45.4305556  70.4305556 -10.5694444  95.4305556 -50.5694444 -44.5694444 
          7           8           9          10          11          12 
 -4.5694444  -9.5694444 -64.5694444 -14.5694444  -2.5694444 -26.5694444 
         13          14          15          16          17          18 
 44.4722222  82.4722222  53.4722222  20.4722222  30.4722222  16.4722222 
         19          20          21          22          23          24 
  0.4722222   9.4722222 -80.5277778 -35.5277778 -47.5277778 -60.5277778 
         25          26          27          28          29          30 
 11.5138889 -16.4861111  41.5138889  33.5138889  47.5138889  -6.4861111 
         31          32          33          34          35          36 
 23.5138889  12.5138889 -30.4861111 -22.4861111 -44.4861111 -66.4861111 

2.5 Membuat Boxplot Residu

> boxplot(residu, main = "Boxplot of Residuals", ylab = "Residuals", col = "lightblue")

2.6 Asumsi ANOVA dan Uji Lanjut

2.6.1 Uji Normalitas

> str(data$Material)
 num [1:36] 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 ...
> shapiro.test(data$Material)

    Shapiro-Wilk normality test

data:  data$Material
W = 0.79454, p-value = 1.271e-05

2.6.2 Uji Homogenitas

> data$Mat <- cut(data$Material, breaks = 3, labels = c("1", "2", "3"))
> str(data)
'data.frame':   36 obs. of  3 variables:
 $ Material: num  1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 ...
 $ usia    : num  130 155 74 180 34 40 80 75 20 70 ...
 $ Mat     : Factor w/ 3 levels "1","2","3": 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 ...
> levene_test <- leveneTest(usia ~ Mat, data = data)
> print(levene_test)
Levene's Test for Homogeneity of Variance (center = median)
      Df F value Pr(>F)
group  2  0.2796 0.7578
      33               

2.6.3 Uji BNT

> BNTM= LSD.test(fit,"Material",p.adj="bonferroni")
> BNTM
$statistics
   MSerror Df     Mean       CV  t.value      MSD
  1973.674 34 105.5278 42.09892 2.518259 45.67332

$parameters
        test  p.ajusted   name.t ntr alpha
  Fisher-LSD bonferroni Material   3  0.05

$means
       usia      std  r      se      LCL      UCL Min Max   Q25   Q50   Q75
1  83.16667 48.58888 12 12.8247 57.10375 109.2296  20 180  53.5  74.5  94.0
2 108.33333 49.47237 12 12.8247 82.27041 134.3963  25 188  67.0 118.5 139.5
3 125.08333 35.76555 12 12.8247 99.02041 151.1463  60 174 102.0 129.0 152.5

$comparison
NULL

$groups
       usia groups
3 125.08333      a
2 108.33333      a
1  83.16667      a

attr(,"class")
[1] "group"

2.6.4 Uji BNJ

> BNJM=HSD.test(fit, "Material", group = TRUE)
> print(BNJM)
$statistics
   MSerror Df     Mean       CV      MSD
  1973.674 34 105.5278 42.09892 44.44321

$parameters
   test   name.t ntr StudentizedRange alpha
  Tukey Material   3         3.465439  0.05

$means
       usia      std  r      se Min Max   Q25   Q50   Q75
1  83.16667 48.58888 12 12.8247  20 180  53.5  74.5  94.0
2 108.33333 49.47237 12 12.8247  25 188  67.0 118.5 139.5
3 125.08333 35.76555 12 12.8247  60 174 102.0 129.0 152.5

$comparison
NULL

$groups
       usia groups
3 125.08333      a
2 108.33333      a
1  83.16667      a

attr(,"class")
[1] "group"

2.6.5 Uji Duncan

> DuncanM= duncan.test(fit, "Material", group = TRUE)
> print(DuncanM)
$statistics
   MSerror Df     Mean       CV
  1973.674 34 105.5278 42.09892

$parameters
    test   name.t ntr alpha
  Duncan Material   3  0.05

$duncan
     Table CriticalRange
2 2.874028      36.85854
3 3.021076      38.74439

$means
       usia      std  r      se Min Max   Q25   Q50   Q75
1  83.16667 48.58888 12 12.8247  20 180  53.5  74.5  94.0
2 108.33333 49.47237 12 12.8247  25 188  67.0 118.5 139.5
3 125.08333 35.76555 12 12.8247  60 174 102.0 129.0 152.5

$comparison
NULL

$groups
       usia groups
3 125.08333      a
2 108.33333     ab
1  83.16667      b

attr(,"class")
[1] "group"

3 HASIL DAN PEMBAHASAN

3.1 ANOVA One-Way

Berdasarkan hasil ANOVA, diperoleh nilai F-statistik sebesar 5,341 dan p-value sebesar 0,027. P-value tersebut menunjukkan rata-rata antara kelompok-kelompok tersebut berbeda. Karena p-value kurang dari alpha 5% atau (0.05) maka tolak H0, kita dapat menyimpulkan bahwa minimal terdapat satu pengaruh jenis material yang signifikan terhadap usia baterai.

3.2 Asumsi Normalitas Galat

Berdasarkan hasil uji Shapiro Wilk, diperoleh P-value sebesar 0,0000. Karena P-value kurang dari alpha 5% atau (0.05), maka didapatkan keputusan terima H0 yang artinya pengamatan berdistribusi normal.

3.3 Asumsi Homogenitas Ragam

Ragam Berdasarkan hasil uji Levene, diperoleh P-value sebesar 0,7578. Karena P-value lebih dari alpha 5% atau (0.05), maka didapatkan keputusan tolak H0 yang artinya data memiliki Variansi antar kelompok tidak sama. Sehingga dapat disimpulkan bahwa asumsi homogenitas varians dalam ANOVA tidak terpenuhi.

3.4 Uji BNT

Berdasarkan hasil uji BNT dengan tingkat kepercayaan 95% dapat disimpulkan bahwa tak dapat perberbedaan secara signifikan antara jenis baterai

3.5 Uji BNJ

Berdasarkan hasil uji BNJ dengan tingkat kepercayaan 95% dapat disimpulkan bahwa tak dapat perberbedaan secara signifikan antara jenis baterai

3.6 Uji Duncan

Berdasarkan hasil uji BNJ dengan tingkat kepercayaan 95% dapat disimpulkan bahwa berbeda secara signifikan antara jenis baterai 3 dengan jenis baterai 1.

3.7 KESIMPULAN

Berdasarkan hasil uji ANOVA, hasil menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara jenis material yang dipakai terhadap usia baterai. Setelah dilakukan uji lanjut dapat diketahui bahwa jenis materialbaterai 3 berbeda secara signifikan dengan jenis material baterai 1 melalui uji Duncan

4 DAFTAR PUSTAKA

Montgomery, D. C., Peck, E. A., & Vining, G. G. (2012). Introduction to Linear Regression Analysis (5th ed.). Wiley.

Yitnosumarto,Suntoyo.(1990). Percobaan Perancangan,Analisis, dan Interpretasinya Oleh Suntoyo Yitnosumarto,Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.