1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dalam industri yang kompetitif, terutama di perusahaan besar seperti PT Makmur Jaya, proses seleksi dan rekrutmen karyawan sangat penting untuk keberhasilan organisasi. Salah satu faktor penting yang sering dianggap menentukan keberhasilan pelamar adalah lama pengalaman kerja. Pengalaman kerja yang lebih lama sering dikaitkan dengan keterampilan yang lebih baik, pemahaman industri yang lebih dalam, dan kemampuan adaptasi yang lebih tinggi. Namun, untuk memastikan konsistensi dan mengukur pengaruhnya, diperlukan analisis statistik yang tepat. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk penelitian ini adalah uji regresi logistik.

Regresi logistik adalah teknik analisis yang digunakan untuk memodelkan hubungan antara variabel dependen biner (dalam hal ini, diterima atau tidaknya pelamar di PT Makmur Jaya) dengan satu atau lebih variabel independen (lama pengalaman kerja). Berbeda dengan regresi linier yang memprediksi variabel kontinu, regresi logistik cocok untuk kasus dimana hasil yang diprediksi bersifat kategori atau biner. Dalam konteks ini, regresi logistik memungkinkan kita dalam memahami seberapa besar pengaruh lama pengalaman kerja terhadap peluang diterimanya pelamar, serta memperkirakan probabilitas diterima berdasarkan jumlah tahun pengalaman kerja.

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh lama pengalaman kerja terhadap peluang diterimanya pelamar di PT Makmur Jaya menggunakan regresi logistik. Dengan demikian hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan penerimaan karyawan dan membantu PT Makmur Jaya mengoptimalkan proses rekrutmennya.

1.2 Tinjauan Pustaka

  1. Analisis Regresi

    Analisis regresi merupakan salah satu analisis yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh suatu variabel terhadap variabel lain. Model regresi yang paling sederhana adalah model regresi linier sederhana dengan bentuk persamaan.

    \(Y = \beta_0 + \beta_1X + 𝛆\)

    dimana :

    Y = variabel terikat (nilai yang diprediksi)

    X = variabel bebas

    \(\beta_0\) = konstanta

    \(\beta_1\) = koefisien regresi (nilai peningkatan ataupun penurunan)

    𝛆 = galat acak

  2. Analisis Regresi Logistik Biner

    Regresi Logistik adalah suatu metode analisis statistika untuk mendeskripsikan hubungan antara variabel terikat yang memiliki dua kategori atau lebih dengan satu atau lebih dengan satu atau lebih peubah bebas. Model regresi logistik biner digunakan jika variabel responnya menghasilkan dua kategori bernilai 0 dan 1. Bentuk model regresi logistik dengan satu variabel prediktor adalah :\(ℼ(x) = \frac{exp(\beta_0+\beta_1x)}{1-exp(\beta_0+\beta_1x)}\)

  3. Asumsi Linearitas Pada Logit

    Asumsi linearitas pada logit dalam regresi logistik menyatakan bahwa hubungan antara variabel prediktor (independen) dan logit (log odds) dari variabel respon (dependen) harus linear. Logit adalah logaritma natural dari odds, yaitu peluang kejadian dibandingkan dengan peluang tidak terjadi. Asumsi ini penting untuk memastikan model regresi logistik menghasilkan estimasi yang valid dan akurat.

    Logit function adalah fungsi logaritma dari odds, didefinisikan sebagai \(logit(𝑝) = ln(\frac{p}{1-p})\), dimana p merupakan probabilitas kejadian.

1.3 Data

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data yang berasal dari website Bahan Kuliah Mata Kuliah Matematika, FMIPA Universitas Andalas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar peluang seseorang dapat diterima bekerja di PT Makmur Jaya dengan mengambil sampel sebesar 40 orang dan menggunakan analisis regresi logistik. Adapun variabel yang diteliti adalah sebagai berikut.

Y (keputusan) = 1 jika diterima dan 0 jika tidak diterima

X = Lama pengalaman kerja (tahun)

Experience (X) Hired (Y)
6 1
3 1
3 1
10 1
5 1
1 1
5 1
10 1
12 1
2 1
0 0
1 0
2 0
4 0
1 0
2 0
5 0
2 0
7 0
4 0
0 0
0 0
1 0
5 0
0 0
9 0
1 0
1 0
6 1
3 1
3 1
10 1
5 1
1 1
5 1
10 1
12 1
2 1
0 0
10 0

1.4 Tujuan

  1. Menentukan seberapa besar pengaruh lama pengalaman kerja terhadap probabilitas diterimanya pelamar kerja di PT Makmur Jaya.
  2. Mengukur apakah lama pengalaman kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peluang diterimanya pelamar kerja di PT Makmur Jaya.
  3. Berkontribusi pada literatur ilmiah dengan menambahkan penelitian empiris terkait penggunaan regresi logistik dalam analisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan kerja.

2 SOURCE CODE

2.1 Library

> # Library
> library(generalhoslem)
> library(pscl)
> library(car)

2.2 Impor Data

> #Data 
> Y <- c(1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,0,0,0,0,0,0,0,0,0,0,
+        0,0,0,0,0,0,0,0,1,1,1,1,1,1,1,1,1,1,0,0)
> Y
 [1] 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
[39] 0 0
> X <-c(6,3,3,10,5,1,5,10,12,2,0,1,2,4,1,2,5,2,7,4,
+       0,0,1,5,0,9,1,1,6,3,3,10,5,1,5,10,12,2,0,10)
> X
 [1]  6  3  3 10  5  1  5 10 12  2  0  1  2  4  1  2  5  2  7  4  0  0  1  5  0
[26]  9  1  1  6  3  3 10  5  1  5 10 12  2  0 10
> data <- data.frame(Y,X)
> str(data)
'data.frame':   40 obs. of  2 variables:
 $ Y: num  1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 ...
 $ X: num  6 3 3 10 5 1 5 10 12 2 ...
> head(data)
  Y  X
1 1  6
2 1  3
3 1  3
4 1 10
5 1  5
6 1  1

Keterangan :

  • X = Lama Pengalaman Kerja (tahun)

  • Y = Probabilitas diterima kerja di PT Makmur Jaya (1 jika diterima, 0 jika tidak diterima)

2.3 Uji Signifikansi Keseluruhan Model

> pR2(reglog)
Error in eval(expr, envir, enclos): object 'reglog' not found
> qchisq(0.95,6)
[1] 12.59159

2.4 Analisis Regresi Logistik

> reglog <- glm(Y~X, family = binomial, data = data)
> summary(reglog)

Call:
glm(formula = Y ~ X, family = binomial, data = data)

Coefficients:
            Estimate Std. Error z value Pr(>|z|)  
(Intercept)  -1.0731     0.5436  -1.974   0.0484 *
X             0.2645     0.1108   2.386   0.0170 *
---
Signif. codes:  0 '***' 0.001 '**' 0.01 '*' 0.05 '.' 0.1 ' ' 1

(Dispersion parameter for binomial family taken to be 1)

    Null deviance: 55.452  on 39  degrees of freedom
Residual deviance: 48.257  on 38  degrees of freedom
AIC: 52.257

Number of Fisher Scoring iterations: 4

2.5 R-Squared

> Rsq <- 1-(48.257/55.452)
> Rsq
[1] 0.1297519

2.6 Tabel Pendugaan Parameter

> beta <- coef(reglog)
> OR_beta <- exp(beta)
> cbind(beta,OR_beta,sk_OR)
Error in eval(expr, envir, enclos): object 'sk_OR' not found

2.7 Uji Signifikansi Keseluruhan Model

> pR2(reglog)
fitting null model for pseudo-r2
        llh     llhNull          G2    McFadden        r2ML        r2CU 
-24.1282983 -27.7258872   7.1951779   0.1297556   0.1646291   0.2195055 
> qchisq(0.95,6)
[1] 12.59159

2.8 Klasifikasi Model

> yp_hat <- fitted(reglog)
> kelas <- table(Y,yp_hat >0.5)
> kelas
   
Y   FALSE TRUE
  0    15    5
  1     8   12

2.9 Uji Kelayakan Model

> logitgof(Y,fitted(reglog))

    Hosmer and Lemeshow test (binary model)

data:  Y, fitted(reglog)
X-squared = NaN, df = 6, p-value = NA

2.10 Asumsi Linearitas pada Logit

> data$log_x <- log(data$X)
> data$interaction <- data$X*data$log_x
> model <- glm(Y~X + data$interaction, family=binomial, data=data)
> summary(model)

Call:
glm(formula = Y ~ X + data$interaction, family = binomial, data = data)

Coefficients:
                 Estimate Std. Error z value Pr(>|z|)
(Intercept)       -1.2216     1.5064  -0.811    0.417
X                  0.6186     0.9242   0.669    0.503
data$interaction  -0.1639     0.3480  -0.471    0.638

(Dispersion parameter for binomial family taken to be 1)

    Null deviance: 47.804  on 34  degrees of freedom
Residual deviance: 44.454  on 32  degrees of freedom
  (5 observations deleted due to missingness)
AIC: 50.454

Number of Fisher Scoring iterations: 4

3 HASIL DAN PEMBAHASAN

3.1 Hipotesis

\[ H_0 : \beta_1 = \beta_2 = ... =\beta_p = 0 \]

\(H_1\) : Minimal ada satu \(\beta_1≠0, j=1,2,...,p\)

3.2 Statistik Uji

3.2.1 Uji Signifikansi Keseluruhan Model

> pR2(reglog)
fitting null model for pseudo-r2
        llh     llhNull          G2    McFadden        r2ML        r2CU 
-24.1282983 -27.7258872   7.1951779   0.1297556   0.1646291   0.2195055 
> qchisq(0.95,6)
[1] 12.59159

Interpretasi :

Dari output diatas, dapat diketahui bahwa G2 = 7,1951779 dan Nilai Chi-Square = 12,59159. Hal ini menunjukkan bahwa nilai G2 lebih besar dari Nilai Chi-Square, sehingga dapat diputuskan bahwa tolak \(H_0\). Jadi dapat disimpulkan bahwa data tersebut memiliki model yang signifikan.

3.2.2 Uji Parsial Parameter Model

> summary(reglog)

Call:
glm(formula = Y ~ X, family = binomial, data = data)

Coefficients:
            Estimate Std. Error z value Pr(>|z|)  
(Intercept)  -1.0731     0.5436  -1.974   0.0484 *
X             0.2645     0.1108   2.386   0.0170 *
---
Signif. codes:  0 '***' 0.001 '**' 0.01 '*' 0.05 '.' 0.1 ' ' 1

(Dispersion parameter for binomial family taken to be 1)

    Null deviance: 55.452  on 39  degrees of freedom
Residual deviance: 48.257  on 38  degrees of freedom
AIC: 52.257

Number of Fisher Scoring iterations: 4

Interpretasi :

Dari output diatas, dapat dietahui bahwa nilai P-Value dari variabel X(Lama Pengalaman Kerja) adalah 0,017 dimana kurang dari alpha 0,05, sehingga keputusannya adalah tolak \(H_0\). Jadi dapat disimpulkan bahwa Lama Pengalaman Kerja berpengaruh signifikan terhadap probabilitas diterima kerjanya seseorang di PT Makmur Jaya.

3.2.3 Model Regresi Logistik

Berikut ini merupakan output dari Model Regresi Logistik.

> reglog <- glm(Y~X, family = binomial, data = data)
> summary(reglog)

Call:
glm(formula = Y ~ X, family = binomial, data = data)

Coefficients:
            Estimate Std. Error z value Pr(>|z|)  
(Intercept)  -1.0731     0.5436  -1.974   0.0484 *
X             0.2645     0.1108   2.386   0.0170 *
---
Signif. codes:  0 '***' 0.001 '**' 0.01 '*' 0.05 '.' 0.1 ' ' 1

(Dispersion parameter for binomial family taken to be 1)

    Null deviance: 55.452  on 39  degrees of freedom
Residual deviance: 48.257  on 38  degrees of freedom
AIC: 52.257

Number of Fisher Scoring iterations: 4

Berdasarkan hasil output diatas, didapatkan Model Regresi Logistik sebagai berikut.

\[ g(x) = ln (\frac{\pi(x)}{1-\pi(x)}= -1,0731 + 0,2645X1 \]

Interpretasi :

Karena \(\beta_1\)(0,2645) bernilai positif, maka dapat disimpulkan bahwa semakin lama pengalaman kerja seseorang maka akan meningkatan pula peluang seseorang ibu dapat diterima kerja di PT Makmur Jaya.

3.2.4 Odds Ratio

> beta <- coef(reglog)
> OR_beta <- exp(beta)
> cbind(beta,OR_beta,sk_OR)
Error in eval(expr, envir, enclos): object 'sk_OR' not found

Interpretasi :

Dari output diatas, dapat disimpulkan bahwa ketika Lama Pengalaman Kerja bertambah 1 tahun maka akan meningkatkan peluang diterimanya seseorang di PT Makmur Jaya sebesar 1,30276 kali lipat. Artinya, ketika Lama Pengalaman Kerja semakin lama maka akan meningkatkan pula peluang diterimanya seseorang di PT Makmur Jaya.

3.2.5 Klasifikasi

> yp_hat <- fitted(reglog)
> kelas <- table(Y,yp_hat >0.5)
> kelas
   
Y   FALSE TRUE
  0    15    5
  1     8   12

Interpretasi :

  • Dari 20 amatan dengan Y=0, hanya 5 amatan yang diklasifikasikan dengan benar.

  • Dari 20 amatan dengan Y=1, 12 amatan yang diklasifikasikan dengan benar.

3.2.6 Uji Kelayakan Model

> logitgof(Y,fitted(reglog))

    Hosmer and Lemeshow test (binary model)

data:  Y, fitted(reglog)
X-squared = NaN, df = 6, p-value = NA

Interpretasi :

Berdasarkan output diatas, tidak terdapat keputusan maupun kesimpulan yang dapat diambil karena data yang digunakan terlalu kecil sehingga tidak dapat diuji kelayakannya.

3.3 Uji Asumsi Linearitas pada Logit

> data$log_x <- log(data$X)
> data$interaction <- data$X*data$log_x
> model <- glm(Y~X + data$interaction, family=binomial, data=data)
> summary(model)

Call:
glm(formula = Y ~ X + data$interaction, family = binomial, data = data)

Coefficients:
                 Estimate Std. Error z value Pr(>|z|)
(Intercept)       -1.2216     1.5064  -0.811    0.417
X                  0.6186     0.9242   0.669    0.503
data$interaction  -0.1639     0.3480  -0.471    0.638

(Dispersion parameter for binomial family taken to be 1)

    Null deviance: 47.804  on 34  degrees of freedom
Residual deviance: 44.454  on 32  degrees of freedom
  (5 observations deleted due to missingness)
AIC: 50.454

Number of Fisher Scoring iterations: 4

Interpretasi :

Dari output diatas, didapatkan nilai P-Value ‘interaction’ (0,638) yang lebih besar dari 0,05, sehingga dapat diputuskan bahwa terima \(H_0\). Kesimpulannya, terdapat hubungan linier antara Lama Pengalaman Kerja (X) dan logit dari peluang diterima kerjanya seseorang di PT Makmur Jaya (Y).

4 KESIMPULAN

Berdasarkan analisis regresi logistik yang telah dilakukan, model yang dihasilkan menunjukkan signifikansi secara keseluruhan dengan nilai G2 lebih besar dari nilai Chi-Square, yang berarti bahwa model tersebut layak digunakan. Secara parsial, variabel Lama Pengalaman Kerja (X) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peluang diterima kerja di PT Makmur Jaya. Koefisien positif dari variabel ini mengindikasikan bahwa semakin lama pengalaman kerja seseorang, maka akan semakin besar peluang diterima kerjanya. Odds Ratio menunjukkan bahwa setiap tambahan satu tahun pengalaman kerja akan meningkatkan peluang diterima sebesar 1,30276 kali. Namun, klasifikasi model belum optimal, karena hanya sebagian kecil amatan yang diklasifikasikan dengan benar. Uji kelayakan model tidak dpaat disimpulkan karena data yang digunakan terlalu kecil. Terakhir, asumsi linearitas pada logit terpenuhi, menunjukkan hubungan linear antara lama pengalaman kerja dan logit peluang diterima kerja.

5 DAFTAR PUSTAKA

Tampil, Y. A., Komalig, H., & Langi, Y. (tahun). Analisis Regresi Logistik Untuk Menentukan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Mahasiswa FMIPA Universitas Sam Ratulangi Manado. Program Studi Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sam Ratulangi Manado.

Achmad Efendi, Ni Wayan Surya Wardhani, Rahma Fitriani, Eni Sumarminingsih. (2020). Analisis Regresi : Teori dan Aplikasi dalam R. Malang: Universitas Brawijaya Press.