Data yang digunakan merupakan data kematian bayi di wilayah Afrika pada tahun 2013, 2014, 2015. Setiap negara mewakili 1000 penduduk. Analisis ini bertujuan mengetahui perbedaan dari 3 tahun berturut-turut apakah memiliki perbedaan yang signifikan sehingga nantinya bisa digunakan untuk evaluasi langkah apa yang harus diambil dan kebijakan apa saja yang perlu diterapkan
Proses yang pertama dilakukan adalah persiapan library yang akan digunakan dalam analisis data menggunakan R. Dengan mempersiapkan library-library ini, kita dapat menggunakan berbagai fungsi dan alat yang diperlukan untuk melakukan analisis data dengan lebih efisien dan efektif.
library(rmarkdown)
library(knitr)
library(readxl)
library(kableExtra)
library(ggpubr)
data_kematian_bayi_africa<- read_excel(“C:/Users/Asus/Documents/CM SIM AFRICA.xlsx”)
kable_input = kable(data_kematian_bayi_africa, format = "html", col.names = c("2013", "2014", "2015"), align = "c")
data_styling = kable_styling(kable_input, full_width = TRUE)
scroll_box(data_styling, height = "300px")
| 2013 | 2014 | 2015 |
|---|---|---|
| 22.1 | 21.9 | 21.6 |
| 63.7 | 60.5 | 57.7 |
| 65.7 | 64.4 | 63.2 |
| 39.4 | 40.1 | 39.6 |
| 62.7 | 61.2 | 59.6 |
| 50.7 | 48.2 | 46.2 |
| 19.2 | 17.9 | 16.7 |
| 61.6 | 59.5 | 57.0 |
| 93.0 | 90.5 | 87.9 |
| 78.9 | 77.3 | 75.7 |
| 57.2 | 55.8 | 54.4 |
| 77.0 | 75.0 | 73.0 |
| 39.7 | 38.7 | 37.6 |
| 69.1 | 67.3 | 65.7 |
| 57.8 | 56.2 | 54.6 |
| 21.3 | 20.5 | 19.8 |
| 72.1 | 69.9 | 67.6 |
| 35.8 | 34.9 | 34.0 |
| 49.5 | 50.1 | 45.2 |
| 47.3 | 45.2 | 43.2 |
| 37.9 | 37.2 | 36.1 |
| 42.0 | 40.9 | 39.7 |
| 41.8 | 40.2 | 38.8 |
| 70.5 | 69.5 | 68.4 |
| 64.3 | 62.1 | 60.0 |
| 37.4 | 36.4 | 35.2 |
| 71.0 | 71.9 | 72.6 |
| 66.9 | 66.0 | 64.4 |
| 12.3 | 11.8 | 11.4 |
| 43.4 | 42.3 | 41.3 |
| 42.2 | 39.2 | 36.7 |
| 70.6 | 68.7 | 66.8 |
| 57.5 | 56.2 | 55.0 |
| 13.1 | 12.9 | 12.8 |
| 22.6 | 21.3 | 20.2 |
| 64.7 | 63.0 | 61.3 |
| 35.8 | 34.0 | 33.3 |
| 55.0 | 53.4 | 51.8 |
| 81.0 | 80.1 | 79.3 |
| 37.1 | 35.7 | 34.6 |
| 37.6 | 36.2 | 34.7 |
| 12.5 | 12.6 | 12.7 |
| 97.7 | 95.6 | 95.1 |
| 88.4 | 85.9 | 83.6 |
| 30.1 | 29.4 | 28.6 |
| 43.0 | 41.9 | 40.9 |
| 53.7 | 52.2 | 50.8 |
| 15.0 | 14.9 | 14.8 |
| 42.4 | 40.6 | 38.9 |
| 46.6 | 46.0 | 46.9 |
| 44.8 | 42.9 | 42.1 |
Mengingat uji Kruskal-Wallis tidak memerlukan jenis data yang normal, maka dilakuan uji normalitas data pada masing-masing tahun.
Uji normalitas banyak kematian bayi tahun 2013 Probability Plot Data Banyaknya Kematian Bayi Tahun 2013
ggqqplot(data_kematian_bayi_africa$'2013')
Berdasarkan persebaran yang diperoleh dari hasil
probability
plot di atas, diketahui bahwa terdapat data yang jauh dari garis
linear yang berarti bahwa data tersebut tidak normal. Asumsi ini dapat
dibuktikan lebih lanjut melalui perhitungan menggunakan
kolmogorov
smirnov test
ks.test(data_kematian_bayi_africa$'2013', "pnorm")
## Warning in ks.test(data_kematian_bayi_africa$"2013", "pnorm"): ties should not
## be present for the Kolmogorov-Smirnov test
##
## One-sample Kolmogorov-Smirnov test
##
## data: data_kematian_bayi_africa$"2013"
## D = 1, p-value < 2.2e-16
## alternative hypothesis: two-sided
Karena p-value = <2.2e-16 < 0,05 maka data jumlah kematian bayi di afrika tahun 2013 tersebut tidak berdistribusi normal
Uji normalitas banyak kematian bayi tahun 2014 Probability Plot Data Banyaknya Kematian Bayi Tahun 2014
ggqqplot(data_kematian_bayi_africa$'2014')
Berdasarkan persebaran yang diperoleh dari hasil
probability
plot di atas, diketahui bahwa terdapat data yang jauh dari garis
linear yang berarti bahwa data tersebut tidak normal. Asumsi ini dapat
dibuktikan lebih lanjut melalui perhitungan menggunakan
kolmogorov
smirnov test
ks.test(data_kematian_bayi_africa$'2014', "pnorm")
## Warning in ks.test(data_kematian_bayi_africa$"2014", "pnorm"): ties should not
## be present for the Kolmogorov-Smirnov test
##
## One-sample Kolmogorov-Smirnov test
##
## data: data_kematian_bayi_africa$"2014"
## D = 1, p-value < 2.2e-16
## alternative hypothesis: two-sided
Karena p-value = <2.2e-16 < 0,05 maka data jumlah kematian bayi di afrika tahun 2014 tersebut tidak berdistribusi normal
Uji normalitas banyak kematian bayi tahun 2015 Probability Plot Data Banyaknya Kematian Bayi Tahun 2015
ggqqplot(data_kematian_bayi_africa$'2015')
Berdasarkan persebaran yang diperoleh dari hasil
probability
plot di atas, diketahui bahwa terdapat data yang jauh dari garis
linear yang berarti bahwa data tersebut tidak normal. Asumsi ini dapat
dibuktikan lebih lanjut melalui perhitungan menggunakan
kolmogorov
smirnov test
ks.test(data_kematian_bayi_africa$'2015', "pnorm")
##
## One-sample Kolmogorov-Smirnov test
##
## data: data_kematian_bayi_africa$"2015"
## D = 1, p-value = 6.661e-16
## alternative hypothesis: two-sided
Karena p-value = 6.661e-16 < 0,05 maka data jumlah kematian bayi di afrika tahun 2014 tersebut tidak berdistribusi normal
Setelah diketahui bahwa data berdistribusi tidak normal selanjutnya menguji data-data tersebut menggunakan uji Kruskal-Wallis.
Uji kruskal-wallis tingkat kematian bayi di Africa tahun 2013, 2014, 2015
kruskal.test(data_kematian_bayi_africa, alternative = "two.sided", conf.level = 0.95)
##
## Kruskal-Wallis rank sum test
##
## data: data_kematian_bayi_africa
## Kruskal-Wallis chi-squared = 0.61372, df = 2, p-value = 0.7358
Karena p-value = 0.7358 > 0,05 maka tidak terdapat perbedaan tingkat kematian antara tahun 2019, 2020, dan 2021.
Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, diperoleh bahwa data tingkat kematian bayi di Afrika pada tahun 2013, 2014, dan 2015 tidak berdistribusi normal. Selain itu, berdasarkan hasil uji Kruskal-Wallis, diperoleh bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada setiap tahunnya. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan tingkat kematian bayi di Afrika dalam 3 tahun berturut - turut.