TugasAnas

Tugas Regresi Sederhana

# Memuat paket haven

library(haven)

# Impor data dari file .dta
data <- read_dta("b1_ks1.dta")

# Filter data untuk hanya menampilkan yang mengkonsumsi kategori "BC"
data_Konsumsi <- subset(data, ks1type %in% c("B", "C"))
# Tampilkan data yang telah difilter
print(data_Konsumsi)
# A tibble: 30,288 × 9
   hhid14_9  ks1type hhid14   ks02  ks03 ks02x ks03x version module
   <chr>     <chr>   <chr>   <dbl> <dbl> <dbl> <dbl>   <dbl> <chr> 
 1 001060000 C       0010600     0     0     3     3     1.3 B1_KS1
 2 001060000 B       0010600     0     0     3     3     1.3 B1_KS1
 3 001060004 B       0010651     0     0     3     3     1.3 B1_KS1
 4 001060004 C       0010651     0     0     3     3     1.3 B1_KS1
 5 001080000 B       0010800     0     0     3     3     1.3 B1_KS1
 6 001080000 C       0010800 10000     0     1     3     1.3 B1_KS1
 7 001080003 C       0010851     0     0     3     3     1.3 B1_KS1
 8 001080003 B       0010851     0     0     3     3     1.3 B1_KS1
 9 001220000 C       0012200     0     0     3     3     1.3 B1_KS1
10 001220000 B       0012200     0     0     3     3     1.3 B1_KS1
# ℹ 30,278 more rows

##Ekspor Data Komsumsi

# Instal dan memuat paket haven
library(haven)

# Mengekspor data ke format .dta
write_dta(data_Konsumsi, "data_Konsumsi.dta")

Masukkan data Pendapatan

# Memuat paket haven
library(haven)
b3a_tk1 <- read_dta("b3a_tk1.dta")
View(b3a_tk1)

regresi konsumsi dan pendapatan

library(haven)

# Impor file data dependen dan independen
dependen_data <- read_stata("data_Konsumsi.dta")
independen_data <- read_stata("b3a_tk1.dta")

# Gabungkan kedua data berdasarkan ID responden
merged_data <- merge(dependen_data, independen_data, by = "hhid14_9", all = FALSE) 
# Jika ID responden sama di kedua file, Anda bisa menggunakan all = FALSE atau menghilangkan parameter all.

# Buat model regresi
model <- lm(ks02 ~ tk16a , data = merged_data)

# Melihat ringkasan model
summary(model)

Call:
lm(formula = ks02 ~ tk16a, data = merged_data)

Residuals:
   Min     1Q Median     3Q    Max 
 -3174  -2828  -2822    166 259659 

Coefficients:
             Estimate Std. Error t value Pr(>|t|)    
(Intercept) 2.820e+03  2.246e+02   12.55   <2e-16 ***
tk16a       1.418e-05  1.094e-04    0.13    0.897    
---
Signif. codes:  0 '***' 0.001 '**' 0.01 '*' 0.05 '.' 0.1 ' ' 1

Residual standard error: 10060 on 2507 degrees of freedom
  (66197 observations deleted due to missingness)
Multiple R-squared:  6.703e-06, Adjusted R-squared:  -0.0003922 
F-statistic: 0.0168 on 1 and 2507 DF,  p-value: 0.8969

Interpretasi Hasil

Model Persamaan

Model Persamaan yang digunakan adalah sebagai berikut:

\[ Y_i = \beta_0 + \beta_1 X_i + \varepsilon_i\]

Hasil Regresi menunjukkan bahwa bahwa variabel Pendapatan tidak signifikan mempengaruhi variabel Konsumsi jagung dan sagu, karena nilai p untuk koefisien X (0.897) Lebih dari 0.05.

\[ Y_i = 2820 + 0 X_i + \varepsilon_i\] Berdasarkan persamaan tersebut Konsumsi Jagung dan Sagu pada saat konstanta (tanpa pengaruh X) sebesar Rp2820 dan walaupun ada Pendapatan, dikalikan dengan 0 karena tidak signifikan.

Regresi Dua Variabel

# Memuat paket haven

library(haven)

# Impor data dari file .dta
data <- read_dta("b1_ks4.dta")

# Filter data untuk hanya menampilkan yang mengkonsumsi kategori "BC"
data_Harga <- subset(data, ks4type %in% c("B", "C"))
# Tampilkan data yang telah difilter
print(data_Harga)
# A tibble: 15,135 × 14
   hhid14_9  ks4type ks13a      ks13 ks14      ks14a ks14b ks16     hhid14  ks15
   <chr>     <chr>   <dbl+lbl> <dbl> <dbl+lbl> <dbl> <dbl> <dbl+lb> <chr>  <dbl>
 1 001060000 C       1 [1:Yes]     1  1 [1:Kg…    NA NA     2 [2:M… 00106… 15000
 2 001060004 C       1 [1:Yes]     1  1 [1:Kg…    NA NA     2 [2:M… 00106… 15000
 3 001080000 C       1 [1:Yes]     1  1 [1:Kg…    NA NA     1 [1:H… 00108… 18000
 4 001080003 C       1 [1:Yes]     1  1 [1:Kg…    NA NA     2 [2:M… 00108… 20000
 5 001220000 C       1 [1:Yes]     2  1 [1:Kg…    NA NA     1 [1:H… 00122… 40000
 6 001220009 C       3 [3:No]     NA NA           NA NA    NA       00122…    NA
 7 001224100 C       1 [1:Yes]     1  1 [1:Kg…    NA NA     2 [2:M… 00122… 15000
 8 001224200 C       1 [1:Yes]     1  1 [1:Kg…    NA NA     1 [1:H… 00122… 15000
 9 001240000 C       1 [1:Yes]     1  1 [1:Kg…    NA NA     1 [1:H… 00124… 27000
10 001240005 C       1 [1:Yes]     2  1 [1:Kg…    NA NA     2 [2:M… 00124… 16000
# ℹ 15,125 more rows
# ℹ 4 more variables: ks13x <dbl>, ks14x <dbl>, version <dbl>, module <chr>

##Ekspor Data Komsumsi

# Instal dan memuat paket haven
library(haven)

# Mengekspor data ke format .dta
write_dta(data_Harga, "data_Harga.dta")
library(haven)

# Impor file data dependen dan independen
dependen_data <- read_stata("data_Konsumsi.dta")
independen_data1 <- read_stata("b3a_tk1.dta")
independen_data2 <- read_stata("data_Harga.dta")

# Gabungkan kedua data berdasarkan ID responden
merged_data <- merge(dependen_data, independen_data1, by = "hhid14_9", all = FALSE) 
merged_data <- merge(merged_data, independen_data2, by = "hhid14_9", all = FALSE)
# Jika ID responden sama di kedua file, Anda bisa menggunakan all = FALSE atau menghilangkan parameter all.

# Buat model regresi
model <- lm(ks02 ~ tk16a + ks15 , data = merged_data)

# Melihat ringkasan model
summary(model)

Call:
lm(formula = ks02 ~ tk16a + ks15, data = merged_data)

Residuals:
   Min     1Q Median     3Q    Max 
 -3587  -3183  -3171    811 259339 

Coefficients:
              Estimate Std. Error t value Pr(>|t|)    
(Intercept)  3.183e+03  3.053e+02  10.424   <2e-16 ***
tk16a       -1.815e-05  1.457e-04  -0.125    0.901    
ks15         4.138e-04  6.737e-03   0.061    0.951    
---
Signif. codes:  0 '***' 0.001 '**' 0.01 '*' 0.05 '.' 0.1 ' ' 1

Residual standard error: 10750 on 1838 degrees of freedom
  (66855 observations deleted due to missingness)
Multiple R-squared:  9.795e-06, Adjusted R-squared:  -0.001078 
F-statistic: 0.009002 on 2 and 1838 DF,  p-value: 0.991

Hasil Regresi menunjukkan bahwa bahwa variabel Pendapatan tidak signifikan mempengaruhi variabel Konsumsi jagung dan sagu, karena nilai p untuk koefisien X (0.991) yang lebih besar dari tingkat signifikansi yang umumnya digunakan (biasanya 0.05).

\[ Y_i = \beta_0 + \beta_1 X_1 + \beta_2 X_2 \varepsilon_i\]

Hasil Regresi menunjukkan bahwa bahwa variabel Harga tidak signifikan mempengaruhi variabel Konsumsi jagung dan sagu, karena nilai p untuk koefisien X (0.951) yang juga lebih besar dari tingkat signifikansi yang umumnya digunakan.(biasanya 0.05).

\[ Y_i = 0 + 0 X_1 + X_2 + \varepsilon_i\]

Berdasarkan persamaan tersebut maka Konsumsi Jagung dan Sagu tidak dipengaruhi oleh baik pendapatan dan harga.