Nama/Nim : Axel Dzakhwan AL
Yushen/230605110124
Dosen Pengampu :
Prof. Dr. Suhartono, M.Kom
Universitas :
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Fakultas : Sains dan Teknologi
Program
Studi : Teknik Informatika
Optimisasi (optimization)
adalah cabang matematika yang berkaitan dengan mencari nilai terbaik
dari suatu fungsi, yang sering kali disebut sebagai nilai minimum atau
maksimum. Metode optimisasi dapat mencakup berbagai teknik, seperti
metode gradien, metode Newton, metode kuasi-Newton, dan lainnya. Salah
satu fungsi yang dapat digunakan untuk Optimization adalah optimize ().
Fungsi ini memungkinkan untuk nilai minimum atau maksimal suatu fungsi
dalam suatu interval. Misalnya, jika kita ingin mencari nilai minimum
dari fungsi f(x)=x^2+4x+4, kita dapat menggunakan fungsi ‘optimize()’
sebagai berikut:
# Fungsi yang ingin dioptimalkan
f <- function(x) {
return(x^2 + 4*x + 4)
}
# Menggunakan optimize() untuk mencari nilai minimum
result <- optimize(f, interval = c(-10, 10))
# Menampilkan hasil
cat("Nilai minimum yang ditemukan:", result$minimum, "\n")
## Nilai minimum yang ditemukan: -2
# Plotting grafik fungsi dan lokasi minimum yang ditemukan
x_values <- seq(-10, 10, length.out = 100)
y_values <- f(x_values)
plot_data <- data.frame(x = x_values, y = y_values)
ggplot(plot_data, aes(x, y)) +
geom_line() +
geom_point(x = result$minimum, y = f(result$minimum), color = "red", size = 3) +
labs(title = "Optimisasi Fungsi",
x = "Nilai x", y = "Nilai f(x)")
Contoh ini menggunakan fungsi kuadrat sederhana dan mencari nilai
minimum dengan optimize(). Perhatikan bahwa penggunaan optimize() akan
berbeda tergantung pada jenis fungsi dan kondisi optimisasi yang
diinginkan.