Nama/Nim : Axel Dzakhwan AL
Yushen/230605110124
Dosen Pengampu :
Prof. Dr. Suhartono, M.Kom
Universitas :
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Fakultas : Sains dan Teknologi
Program
Studi : Teknik Informatika
Pencarian nol atau zero
finding adalah proses menemukan solusi dari suatu persamaan di mana
fungsi bernilai nol. Salah satu metode yang umum digunakan adalah metode
Newton-Raphson. Berikut adalah contoh implementasi pencarian nol
menggunakan metode Newton-Raphson:
# Fungsi yang ingin dicari akarnya
f <- function(x) {
return(x^2 - 4) # Misalnya mencari akar dari x^2 - 4 = 0
}
# Turunan fungsi di atas (diperlukan untuk metode Newton-Raphson)
f_prime <- function(x) {
return(2 * x) # Turunan dari x^2 - 4 adalah 2x
}
# Metode Newton-Raphson untuk pencarian nol
newton_raphson <- function(f, f_prime, x0, tolerance = 1e-6, max_iter = 100) {
x <- x0
iter <- 0
while (abs(f(x)) > tolerance && iter < max_iter) {
x <- x - f(x) / f_prime(x)
iter <- iter + 1
}
if (abs(f(x)) <= tolerance) {
cat("Akar yang ditemukan:", x, "\n")
cat("Jumlah iterasi:", iter, "\n")
} else {
cat("Metode tidak konvergen setelah", max_iter, "iterasi.\n")
}
}
# Memanggil fungsi Newton-Raphson dengan tebakan awal x0
newton_raphson(f, f_prime, x0 = 2)
## Akar yang ditemukan: 2
## Jumlah iterasi: 0
Dalam contoh ini, kita mencari akar dari fungsi f(x)=x^2-4 dengan tebakan awal x0=2. Turunan fungsi tersebut adalah f^I(x)=2x, yang digunakan dalam metode Newton-Raphson. Jika metode konvergen, kita akan mendapatkan nilai akar dari persamaan tersebut. Outputnya akan mencantumkan akar yang ditemukan dan jumlah iterasi yang diperlukan.