Kekurangan berat badan pada usia anak-anak dan remaja adalah masalah serius yang dapat berdampak negatif pada kesehatan dan perkembangan mereka. Kekurangan berat badan terjadi ketika anak-anak (5-9 tahun) atau remaja (10-19 tahun) memiliki berat badan yang lebih rendah dari standar yang sehat untuk usia dan tinggi badan mereka. Salah satu penyebab utama kekurangan berat badan adalah kurangnya asupan gizi yang memadai atau gizi buruk.
Gizi buruk adalah kondisi di mana seseorang tidak mendapatkan nutrisi yang cukup dari makanan yang mereka konsumsi. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap gizi buruk pada anak dan remaja meliputi kurangnya akses terhadap makanan yang bergizi, kurangnya pengetahuan tentang gizi yang seimbang, kemiskinan, perubahan pola makan yang tidak sehat, dan gangguan makan seperti anoreksia nervosa atau bulimia.
Dampak kesehatan dari kekurangan berat badan pada usia anak-anak dan remaja sangat signifikan. Anak-anak dan remaja yang kekurangan berat badan sering kali mengalami pertumbuhan yang terhambat, kelemahan otot, penurunan daya tahan tubuh, dan risiko tinggi terhadap infeksi dan penyakit. Selain itu, kekurangan gizi juga dapat memengaruhi fungsi otak dan kemampuan kognitif, menghambat perkembangan mental dan kualitas hidup secara keseluruhan.
Analisis rata-rata tingkat kekurangan berat badan pada usia anak-anak dan remaja menggunakan uji-T. Adapun uji-T bertujuan guna membandingkan rata-rata dua kelompok atau sampel yang berbeda untuk melihat apakah terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan.Variabel yang digunakan dalam uji ini adalah Thinness_ten_nineteen_years (kekurangan berat badan pada usia 10-19 tahun) dan Thinness_five_nine_years (kekurangan berat badan pada usia 5-9 tahun), dimana tujuan menguji dua variabel tersebut yaitu untuk melihat apakah terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara kasus kekurangan berat badan pada usia 5-9 tahun dan 10-19 tahun.
Analisis rata-rata tingkat kekurangan berat badan pada usia anak-anak dan remaja tahun 2000-2015 menggunakan data yang berisi tentang harapan hidup, kesehatan, imunisasi, dan kondisi ekonomi dan demografi dari 179 negara dalam periode tahun 2000-2015 dengan format xlsx.
library(readxl)
data <-read_excel(path = "D:/Materi Kuliah Statistika/SIM/230708 data_case_method - dataset.xlsx")
data
## # A tibble: 2,864 x 22
## No Country Region Year Infant_deaths Under_five_deaths Adult_mortality
## <dbl> <chr> <chr> <dbl> <dbl> <dbl> <dbl>
## 1 1 Turkiye Middl~ 2015 11.1 13 106.
## 2 2 Spain Europ~ 2015 2.7 3.3 57.9
## 3 3 India Asia 2007 51.5 67.9 201.
## 4 4 Guyana South~ 2006 32.8 40.5 222.
## 5 5 Israel Middl~ 2012 3.4 4.3 58.0
## 6 6 Costa Rica Centr~ 2006 9.8 11.2 95.2
## 7 7 Russian F~ Rest ~ 2015 6.6 8.2 223
## 8 8 Hungary Europ~ 2000 8.7 10.1 193.
## 9 9 Jordan Middl~ 2001 22 26.1 130.
## 10 10 Moldova Rest ~ 2008 15.3 17.8 218.
## # i 2,854 more rows
## # i 15 more variables: Alcohol_consumption <dbl>, Hepatitis_B <dbl>,
## # Measles <dbl>, BMI <dbl>, Polio <dbl>, Diphtheria <dbl>,
## # Incidents_HIV <dbl>, GDP_per_capita <dbl>, Population_mln <dbl>,
## # Thinness_ten_nineteen_years <dbl>, Thinness_five_nine_years <dbl>,
## # Schooling <dbl>, Economy_status_Developed <dbl>,
## # Economy_status_Developing <dbl>, Life_expectancy <dbl>
Uji-T adalah metode statistik yang digunakan untuk menguji perbedaan signifikan antara dua kelompok atau sampel. Uji-T melibatkan perhitungan nilai T yang merupakan perbandingan antara perbedaan antara kedua kelompok (rata-rata) dan variasi dalam kelompok.
result <- t.test(data$Thinness_ten_nineteen_years, data$Thinness_five_nine_years, paired = FALSE)
result
##
## Welch Two Sample t-test
##
## data: data$Thinness_ten_nineteen_years and data$Thinness_five_nine_years
## t = -0.28684, df = 5723.8, p-value = 0.7742
## alternative hypothesis: true difference in means is not equal to 0
## 95 percent confidence interval:
## -0.2661584 0.1982115
## sample estimates:
## mean of x mean of y
## 4.865852 4.899825
Berdasarkan hasil analisis uji-T mengenai perbedaan rata-rata tingkat kekurangan berat badan pada usia anak-anak dan remaja tahun 2000-2015, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
Berdasarkan kesimpulan di atas, dapat disimpulkan bahwa tidak ada bukti yang cukup untuk menyatakan perbedaan signifikan antara kelompok dalam hal tingkat kekurangan berat badan pada rentang usia 5-9 tahun dan 10-19 tahun. Hasil ini menunjukkan bahwa perbedaan yang diamati dapat terjadi secara acak dan bukan karena faktor yang signifikan.