Deskripsi

Kematian anak adalah salah satu indikator untuk kesehatan anak dan kesejahteraan. Setelah era Millennium Development Goals (MDGs) berakhir pada tahun 2015, seluruh pimpinan negara di dunia menyepakati sebuah kerangka kerja baru yang disebut The Suitable Development Goals (SDGs). Salah satu target dan komitmen baru yang disepakati untuk menurunkan angka kematian anak di dunia adalah menurunkan kematian neonatal hingga dibawah 12 kematian per 1000 kelahiran hidup.

Masa neonatal (28 hari pertama kehidupan) adalah waktu yang sangat rentan untuk kelangsungan hidup anak. Kematian neonatal menjadi semakin penting karena proporsi kematian neonatal meningkat di seluruh dunia selama 25 tahun terakhir dan mendominasi dari jumlah kematian anak dibawah usia lima tahun. Selain itu, intervensi kesehatan yang dibutuhkan untuk mengatasi penyebab utama kematian neonatal berbeda dari yang diperlukan untuk mengatasi kematian anak dibawah usia lima tahun.

Secara global, sekitar 130 juta kelahiran terjadi setiap tahun, diantaranya 303.000 kematian ibu, 2,6 juta bayi lahir mati dan 2,7 juta bayi meninggal dalam masa neonatal. Tahun 2015, World Health Organization (WHO) mencatat 5,9 juta (43 per 1000 kelahiran hidup) anak meninggal sebelum mencapai usia lima tahun dan sebanyak 2,7 juta bayi diantaranya meninggal selama 28 hari pertama kehidupan. Sekitar 6 juta kematian anak di bawah usia lima tahun, kematian neonatal menjadi penyebab utama yaitu sebesar 45% atau 19 kematian per kelahiran hidup.

Dari data kematian balita di seluruh dunia akan dilakukan uji normalitas untuk mengatuhi apakah data kematian balita memiliki distribusi normal.

Analisis Data

Input Data :

datakematianbalita <- read.csv("D:/Doc/dataset.csv", header=TRUE) 

Uji Normalitas :

  1. Shapiro wilk
shapiro.test(datakematianbalita$Under_five_deaths)
## 
##  Shapiro-Wilk normality test
## 
## data:  datakematianbalita$Under_five_deaths
## W = 0.81571, p-value < 2.2e-16
  1. Boxplot
boxplot(datakematianbalita$Under_five_deaths)

3.Q-Q Plot

qqnorm(datakematianbalita$Under_five_deaths)
qqline(datakematianbalita$Under_five_deaths)

Interpretasi

Dari analisis data yang sudah dilakukan dapat disimpulkan bahwa data kematian balita di seluruh dunia tidak berdistribusi normal. Hal ini bisa terjadi karena kemungkinan perbedaan ekonomi atau kemajuan dari masing-masing negara. Semakin maju suatu negara maka akan semakin kecil kematian balita di negara tersebut dan sebaliknya. Hal ini tentu dipengaruhi faktor lainnya selain perbedaan ekonomi atau kemajuan dari masing-masing negara.